Liputan6.com, Mojokerto: Sebelas anggota komplotan pembajak truk antarkota diringkus Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Mojokerto, Jawa Timur, Ahad (25/3). Polisi berhasil menyita puluhan ton tembakau dan kopi yang dibajak para pelaku di empat kota di Jatim.
Terbongkarnya kasus ini bermula dari ditemukanya Supri dan Wawan, sopir dan kernet truk pengangkut tembakau dalam kondisi tangan diborgol dan mata tertutup di kawasan by pass, Kota Mojokerto, akhir pekan lalu. Dari keterangan keduanya, polisi menemukan kejanggalan.
Setelah diperiksa intensif, kedua korban mengaku apabila aksi pembajakan hanya akal-akalan saja. Dari sopir dan kernet inilah akhirnya polisi berhasil menangkap sebelas pelaku lainnya. Lima di antaranya eksekutor di lapangan, lima perantara, dan satu penadah.
Aksi kejahatan para pelaku tak hanya dilakukan di Mojokerto. Mereka kerap beraksi di Semarang, Situbondo, dan Sidoarjo. Polisi masih mengembangkan kasus pembajakan truk antarkota ini. Para pelaku kini mendekam ditahanan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.(JUM)
Terbongkarnya kasus ini bermula dari ditemukanya Supri dan Wawan, sopir dan kernet truk pengangkut tembakau dalam kondisi tangan diborgol dan mata tertutup di kawasan by pass, Kota Mojokerto, akhir pekan lalu. Dari keterangan keduanya, polisi menemukan kejanggalan.
Setelah diperiksa intensif, kedua korban mengaku apabila aksi pembajakan hanya akal-akalan saja. Dari sopir dan kernet inilah akhirnya polisi berhasil menangkap sebelas pelaku lainnya. Lima di antaranya eksekutor di lapangan, lima perantara, dan satu penadah.
Aksi kejahatan para pelaku tak hanya dilakukan di Mojokerto. Mereka kerap beraksi di Semarang, Situbondo, dan Sidoarjo. Polisi masih mengembangkan kasus pembajakan truk antarkota ini. Para pelaku kini mendekam ditahanan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.(JUM)