Liputan6.com, Jakarta: Puluhan massa dari Front Pembela Islam dan Laskar Jihad Ahlus Sunnah Waljamaah mendatangi Gedung Kejaksaan Agung, Senin (22/7) malam. Mereka menuntut pembebasan Panglima Laskar Jihad Ja`far Umar Thalib dari tahanan Markas Besar Polri menyusul keputusan Pengadilan Negeri Ambon, Maluku, yang telah memenangkan gugatan praperadilan sang Panglima atas Kejaksaan Negeri setempat [baca: Ja`far Umar Belum Dibebaskan, Wapres Meminta Penjelasan].
Berdasarkan pemantauan SCTV, mereka sempat melompat pagar untuk memasuki Gedung Kejaksaan Agung. Akhirnya, Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung Barman Zahir bersedia berunding dengan perwakilan FPI, Laskar Jihad, dan Ketua Tim Pengacara Muslim Mahendra Data, kuasa hukum Ja`far. Dalam pertemuan itu tercapai kesepakatan untuk kembali bertemu buat menyamakan persepsi pada hari ini.
Sementara itu, massa lainnya mulai berdatangan sejak pukul 19.30 WIB. Dan mereka terkonsentrasi di pintu gerbang yang terkunci. Massa kemudian membubarkan diri sekitar pukul 21.00 WIB.(YYT/Tim Liputan 6 SCTV)
Berdasarkan pemantauan SCTV, mereka sempat melompat pagar untuk memasuki Gedung Kejaksaan Agung. Akhirnya, Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung Barman Zahir bersedia berunding dengan perwakilan FPI, Laskar Jihad, dan Ketua Tim Pengacara Muslim Mahendra Data, kuasa hukum Ja`far. Dalam pertemuan itu tercapai kesepakatan untuk kembali bertemu buat menyamakan persepsi pada hari ini.
Sementara itu, massa lainnya mulai berdatangan sejak pukul 19.30 WIB. Dan mereka terkonsentrasi di pintu gerbang yang terkunci. Massa kemudian membubarkan diri sekitar pukul 21.00 WIB.(YYT/Tim Liputan 6 SCTV)