Liputan6.com, Solo: Kereta Api Senja Bengawan tujuan Solo-Jakarta anjlok saat akan memasuki Stasiun Solo Balapan, Senin (27/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Satu gerbong kereta yang anjlok belum dapat dievakuasi petugas dari PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Petugas berupaya mengangkat gerbong dengan dongkrak hidrolik untuk mengembalikan ke jalur rel. Beberapa petugas menggunakan bantalan kayu untuk menahan roda kereta agar tidak meleset. Diduga anjloknya kereta diduga karena penjaga wesel terlambat memindahkan jalur.
Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini, namun sejumlah perjalanan kereta tujuan Surabaya-Jakarta yang melintasi terhambat. Para penumpang Senja Bengawan baru diberangkatkan kembali setelah menanti tiga jam.
Hingga kini pihak Stasiun Solo Balapan belum mau berkenan memberi keterangan seputar peristiwa tersebut. KA Senja Bengawan anjlok saat mulai berangkat dari Stasiun Jebres memasuki Stasiun Solo Balapan.(BJK/JUM)
Petugas berupaya mengangkat gerbong dengan dongkrak hidrolik untuk mengembalikan ke jalur rel. Beberapa petugas menggunakan bantalan kayu untuk menahan roda kereta agar tidak meleset. Diduga anjloknya kereta diduga karena penjaga wesel terlambat memindahkan jalur.
Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini, namun sejumlah perjalanan kereta tujuan Surabaya-Jakarta yang melintasi terhambat. Para penumpang Senja Bengawan baru diberangkatkan kembali setelah menanti tiga jam.
Hingga kini pihak Stasiun Solo Balapan belum mau berkenan memberi keterangan seputar peristiwa tersebut. KA Senja Bengawan anjlok saat mulai berangkat dari Stasiun Jebres memasuki Stasiun Solo Balapan.(BJK/JUM)