Liputan6.com, Jakarta: Perseteruan antara Ramon Papana dan keluarga besar almarhum Ade Namnung kian meruncing. Bahkan keluarga almarhum Syamsul Effendi--nama asli Ade Namnung menemukan bukti baru yakni kartu keluarga yang dipalsukan oleh Ramon Papana sebanyak dua buah.
Pertama data di kartu keluarga di perumahan Tebet, Jakarta Selatan. Di kartu keluarga, tertulis Ramon Pratomo sebagai kepala keluarga dengan anak bernama aseli Syamsul Effendi.
"Di data keterangan di perumahan Tebet, Jaksel, ada surat kartu keluarga atas nama Ramon Pratomo sebagai kepala keluarga dan Syamsul Effendy sebagai anak kandungnya, bukan anak angkat," kata kuasa hukum keluarga Ade Namnung, Ramdan di Hot Shot SCTV, Sabtu (25/2).
Kedua, ditemukan data kartu keluarga Ramon di kediamannya di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Di situ tertulis namanya Bonny Sumengkar dan Ade Namnung sebagai anak dari keluarga yang berbeda. "Nama orang tua Ade Namnung berbeda, jadi ditulis nama bapaknya Muhammad Ali dan nama ibunya Romayah," kata Ramdan.
Menanggapi segala tudingan itu, Ramon menjawab santai. "Di dunia entertainment kan beda nama kan biasa, Iwan Fals juga nama aslinya bukan itu," kata Ramon.
Selain memalsukan identitas, Ramon juga dituding menguras harta Ade Namnung. Tabungan Ade Namnung memang jatuh ke tangan ibunya, buku tabungan sudah diterima, namun kartu ATM tidak diterima. "Almarhum meninggal 31 Januari, namun sampai 16 Februari masih ada transaksi via ATM, kartu tersebut tidak ada di tangan keluarga, di situ nilainya sampai minim, semuanya dikuras, siapapun yang megang kartu itu pasti tau pinnya," tambah Ramdan.(BJK)
Pertama data di kartu keluarga di perumahan Tebet, Jakarta Selatan. Di kartu keluarga, tertulis Ramon Pratomo sebagai kepala keluarga dengan anak bernama aseli Syamsul Effendi.
"Di data keterangan di perumahan Tebet, Jaksel, ada surat kartu keluarga atas nama Ramon Pratomo sebagai kepala keluarga dan Syamsul Effendy sebagai anak kandungnya, bukan anak angkat," kata kuasa hukum keluarga Ade Namnung, Ramdan di Hot Shot SCTV, Sabtu (25/2).
Kedua, ditemukan data kartu keluarga Ramon di kediamannya di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Di situ tertulis namanya Bonny Sumengkar dan Ade Namnung sebagai anak dari keluarga yang berbeda. "Nama orang tua Ade Namnung berbeda, jadi ditulis nama bapaknya Muhammad Ali dan nama ibunya Romayah," kata Ramdan.
Menanggapi segala tudingan itu, Ramon menjawab santai. "Di dunia entertainment kan beda nama kan biasa, Iwan Fals juga nama aslinya bukan itu," kata Ramon.
Selain memalsukan identitas, Ramon juga dituding menguras harta Ade Namnung. Tabungan Ade Namnung memang jatuh ke tangan ibunya, buku tabungan sudah diterima, namun kartu ATM tidak diterima. "Almarhum meninggal 31 Januari, namun sampai 16 Februari masih ada transaksi via ATM, kartu tersebut tidak ada di tangan keluarga, di situ nilainya sampai minim, semuanya dikuras, siapapun yang megang kartu itu pasti tau pinnya," tambah Ramdan.(BJK)