Liputan6.com, Bogor: Kecelakaan maut bus Karunia Bakti di Cisarua, Bogor, membawa duka bagi Awang Sunardi. Usaha mi bakso Ojo Lali yang ia rintis sejak setahun silam, hancur berantakan. Ia belum mendapatkan ganti rugi yang ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Warung bakso Ojo Lali milik Awang selama ini menjadi tumpuan keluarga. Omzetnya lumayan bagus, yakni mencapai Rp 500 ribu per hari. Tak hanya warung bakso, Awang juga kehilangan seorang karyawan dan tiga konsumennya.
Dari pantauan kamera CCTV di supermarket dekat lokasi, terlihat kepanikan sesaat setelah kejadian. Setelah bus menabrak tiang listrik, lampu sempat padam. Kecelakaan yang terjadi Jumat malam ini menewaskan 14 orang dan melukai puluhan lainnya.(WIL/ADO)
Warung bakso Ojo Lali milik Awang selama ini menjadi tumpuan keluarga. Omzetnya lumayan bagus, yakni mencapai Rp 500 ribu per hari. Tak hanya warung bakso, Awang juga kehilangan seorang karyawan dan tiga konsumennya.
Dari pantauan kamera CCTV di supermarket dekat lokasi, terlihat kepanikan sesaat setelah kejadian. Setelah bus menabrak tiang listrik, lampu sempat padam. Kecelakaan yang terjadi Jumat malam ini menewaskan 14 orang dan melukai puluhan lainnya.(WIL/ADO)