Sinetron Siti Nurbaya adalah salah satunya. Drama seri yang terbit era 1992 ini mengisahkan percintaan sepasang kekasih, Siti Nurbaya dan Samsul Bahri yang gagal karena keadaan dan budaya pada masa itu.
Film yang disadur dari novel Marah Rusli ini juga menggambarkan betapa unsur budaya paternalisme dan feodalisme memiliki peranan penting dalam menentukan nasib seseorang. Sehingga Siti Nurbaya, yang dibintangi Novia Kolopaking, harus dipaksa kawin dengan seorang saudagar kaya bernama Datuk Meringgih, yang diperankan HIM Damsyik. Usai sinetron ini, HIM Damsyik lebih terkenal dengan nama Datuk Maringgih.
Dalam film horor, HIM Damsyik tak ketinggalan memiliki akting yang menakjubkan. Seperti dalam film Pengabdi Setan yang disutradarai Sisworo Gautama Putra. Ia berperan sebagai Pak Karto, pembantu di rumah keluarga kaya yang jauh dari agama.
Ia harus mati tergantung dalam gudang akibat ulah kuntilanak yang bergentayangan di rumah tersebut. Film ini sangat terkenal pada tahun 1980 dan bahkan sampai ke dunia internasional, dirilis dalam berbagai format seperti VHS dan kemudian DVD di berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Jepang, dan sejumlah negara di Eropa.
Delapan tahun berikutnya, pada 1988, ia membintangi film horor lainnya yang berjudul Santet (Ilmu Pelebur Nyawa). Masih dalam besutan sutradara Sisworo Gautama Putra, HIM Damsyik beradu akting dengan aktor mistis Indonesia, Suzzanna, dan juga aktor lucu, H. Bokir.
Tak hanya piawai dalam beraktor horor, HIM Damsyik pun mampu berlaga dalam film bergenre silat. Dalam film Malaikat Bayangan yang dirilis tahun 1988, ia bermain dengan aktor pendekar terkenal pada masa itu, yaitu Barry Prima.
Dan berikut nama-nama film yang pernah dibintangi HIM Damsy