Ratusan Warga Mesir Mengamuk

Ratusan warga Mesir mengamuk di depan Kementerian Dalam Negeri di Kairo Mereka menuntut berakhirnya kekuasan militer di Mesir karena dianggap tidak mampu meredam massa saat kerusuhan antarsuporter sepakbola di Port Said yang menewaskan sedikitnya 74 orang.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 Februari 2012, 12:22 WIB
Liputan6.com, Kairo: Ratusan warga Mesir mengamuk di depan Kementerian Dalam Negeri di Kairo Mereka menuntut berakhirnya kekuasan militer di Mesir karena dianggap tidak mampu meredam massa saat kerusuhan antarsuporter sepakbola di Port Said yang menewaskan sedikitnya 74 orang.

Mereka menyalahkan polisi atas masuknya pisau ke lapangan pertandinganan dan ketidakmampuan polisi membendung kericuhan.

Rabu 1 Febuari lalu, sekitar seribu orang luka-luka setelah para fans bola menyerbu masuk lapangan di akhir pertandingan sepakbola antara klub Al Masry dan Al Ahly di Kota Port Said.

Emosi fans kedua tim sudah tinggi sejak pertandingan berlangsung. Usai kemenangan tim tuan rumah, para pendukungnya langsung turun lapangan menyerbu pemain tim lawan dan para suporternya.

Polisi antihuru-hara kewalahan karena sebagian supporter membawa pisau. Sebanyak 74 nyawa melayang, umumnya tewas karena luka tusukan atau terinjak.(Reuters/MEL)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya