Dua Tongkang Batubara Kandas di Batanghari

Dua tongkang pengangkut batu bara kandas di alur dangkal Sungai Batanghari, tepatnya di Desa Tebat Patah, Kabupaten Muaro Jambi.

oleh Liputan6Diterbitkan 30 Januari 2012, 11:22 WIB
Liputan6.com, Jambi: Dua tongkang pengangkut batu bara kandas di alur dangkal Sungai Batanghari, tepatnya di Desa Tebat Patah, Kabupaten Muaro Jambi, Senin (30/1). Dua kapal yang kandas yakni tongkang SKJ 9 yang ditarik kapal tunda TB Armando 5, dan tongkang Marcopolo 66 yang ditarik kapal tunda TB Tridaya.

Surutnya Sungai Batanghari akibat sepekan lebih tidak turun hujan. "Kedangkalan alur itu menyebabkan dua kapal tongkang pengangkut batu bara kandas, dan sempat menghalangi kapal lain yang hendak berlayar dari dan menuju Jambi," kata Ketua Asosiasi Pelayaran Nasional/INSA Jambi Edy Best.

Kandasnya dua tongkang pengangkut batu bara terjadi dua hari berturut-turut yakni Sabtu tongkang SKJ 9 dan Ahad, tongkang marcopol 66, ketika hendak berlayar menuju ambang luar. Kandas kapal pengangkut batu bara itu sempat menghalangi kapal pengangkut BBM milik Pertamina hingga empat jam lebih.

Dua kapal itu baru berhasil ditarik setelah datangnya arus pasang laut, dan kembali melanjutkan pelayaran menuju ambang luar pantai timur. Ia menyebutkan, dalam kondisi surut Sungai Batanghari seperti saat ini yang ketinggiannya hanya 4,2 meter memperlambat arus lalu lintas kapal dari dan menuju Pelabuhan Talang Duku.

Kapal yang hendak menuju dan berlayar dari Pelabuhan Talang Duku harus menunggu pasang laut yang bisa menambah ketinggian air sungai terpanjang di Sumatra itu. "Apalagi di sejumlah titik terdapat alur dangkal yang bisa menyebabkan kandasnya kapal niaga seperti yang terjadi pada tongkang SKJ 9," kata Edy Best.(ANT/JUM)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya