Biarawati mengambil foto saat sebuah derek dikerahkan untuk mendirikan pohon Natal raksasa di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Kamis (22/11). Pohon cemara yang didatangkan dari Hutan Consiglio di Italia ini tingginya mencapai 23 meter (AP/Andrew Medichini)
Biarawati mengamati pohon Natal raksasa yang hendak didirikan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Kamis (22/11). Tahun ini, pohon Natal itu baru akan diresmikan pada 7 Desember dan lampunya tetap menyala hingga 13 Januari 2019. (AP/Andrew Medichini)
Pekerja dibantu alat berat bersiap untuk mendirikan pohon Natal raksasa di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Kamis (22/11). Pohon cemara yang didatangkan dari Hutan Consiglio di Italia ini tingginya mencapai 23 meter. (Tiziana FABI / AFP)
Sebuah derek dikerahkan untuk mendirikan pohon Natal raksasa di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Kamis (22/11). Tahun ini, pohon Natal itu baru akan diresmikan pada 7 Desember dan lampunya tetap menyala hingga 13 Januari 2019. (AP/Andrew Medichini)
Pekerja menggunakan alat berat untuk mendirikan pohon Natal raksasa di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Kamis (22/11). Pohon cemara yang didatangkan dari Hutan Consiglio di Italia ini tingginya mencapai 23 meter. (AP/Andrew Medichini)
Sebuah alat berat dikerahkan untuk mendirikan pohon Natal raksasa di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Kamis (22/11). Tahun ini, pohon Natal itu baru akan diresmikan pada 7 Desember dan lampunya tetap menyala hingga 13 Januari 2019. (AP/Andrew Medichini)
Pekerja dibantu sebuah derek mendirikan pohon pohon Natal raksasa di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Kamis (22/11). Pohon cemara yang didatangkan dari Hutan Consiglio di Italia ini tingginya mencapai 23 meter. (Tiziana FABI / AFP)