Liputan6.com, Jakarta Penyanyi Marcell Siahaan sudah hampir 10 tahun ngeband bersama dengan Konspirasi. Selama itu pula, Marcell bisa mengimbangi untuk tampil dalam dua sisi yang berbeda. Sebagai penyanyi solo dan juga anak band dimana dirinya sebagai seorang drummer.
Bersama dengan Konspirasi band, Marcell Siahaan pun merayakan kebersamaan mereka. Bagi Marcell, teman-temannya di Konspirasi adalah teman-temannya dalam diskusi, sharing dalam wadah sebuah band.
Advertisement
"Malam ini 10 tahun kita melawan rotasi. Ini adalah sebuah peringatan bahwa kita telah bersama selama 10 tahun. Kita berbagi cerita, berdiskusi, bermain musik, sharing sama teman-teman kita, penggemar kita. Malam ini ada selebrasi kita merayakan apa yang sudah dicapai selama 10 tahun dan tentunya mengandung sebuah janji akan ada 10 tahun lagi," ujar Marcell saat ditemui sebelum manggung di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (9/10/2018).
Band Konspirasi yang digawangi oleh Che (vokalis), Edwin Marshal (gitar), Romy Sophiaan (bass) serta Marcell Siahaan (drum) mengaku memiliki pengalaman tersendiri selama 10 tahun kebersamaan mereka. Che sang vokalis mengaku sempat tak percaya kebersamaan mereka bisa sampai 10 tahun.
"Gue sangat enjoy. Pertama kali gue dihubungin Marcell, diminta bergabung. Padahal, waktu itu belum ada ketok palu supaya gue jadi member, tiba-tiba setelah kita main pertama di Medan, dari situlah akhirnya kita bersama. Itu makanya gue bilang perasaan baru 5 tahun padahal sudah 10 tahun. Gue sangat enjoy banget," ujar Che.
"10 tahun kita juga penuh dengan karya ya, album dan single-single baru. Jadi 10 tahun enggak kerasa, saya juga amazing sih maksudnya surprise, Konspirasi sudah 10 tahun melawan rotasi. Sebuah perjalanan yang menyenangkan," lanjut Edwin.
Karir
Marcell menganggap Konspirasi band juga bagian dari karir bermusiknya. Bahkan, dirinya mengaku bisa menjalani dua aktivitasnya sebagai penyanyi solo dan juga anak band.
"Saya sendiri sebagai penyanyi solo menjalani 15 karir bermusik bukanlah sesuatu yang mudah. Jadi, konspirasi seperti obat penawar untuk kita bisa mensyukuri dan lebih menerima. Pertemuan dengan teman-teman saya itu adalah rezeki. Konspirasi ini seperti perjuangan spiritual karena dia sedikit banyak membuka mata saya, kemudian lebih mensyukuri dan menikmati proses," ujar Marcell.