Luka Pelaku Bakar Diri Sulit Disembuhkan

Pria yang melakukan aksi bakar diri di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (7/12), saat ini sedang menjalani perawatan intensif di ICU Luka Bakar RSCM. Dokter menyatakan luka bakar 97 persen di seluruh tubuhnya itu sulit untuk disembuhkan.

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Desember 2011, 11:37 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Pria yang melakukan aksi bakar diri di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (7/12), saat ini sedang menjalani perawatan intensif di ICU Luka Bakar RSCM. Dokter menyatakan luka bakar 97 persen di seluruh tubuhnya itu sulit untuk disembuhkan.

Demikian disampaikan Prof Dr. Akmal Taher Sp.U selaku Dirut RSCM, serta dokter yang menangani korban bakar diri di RSCM, Jakarta, Kamis (8/12).

"Luka bakar seperti ini sangat sulit untuk dikembalikan. Tapi kita akan bekerja semaksimal mungkin. Kita nggak bisa spekulasi berapa-berapanya tapi yang pasti sekarang sangat sulit untuk disembuhkan," ungkap Akmal saat menggelar konfrensi persnya di ruang humas RSCM.

Menurut Akmal, pria yang mencoba bunuh diri dengan cara membakar diri tersebut belum diketahui indentitas nya. Dan hingga saat ini belum ada pihak keluarga yang menjemputnya. "Kita nggak tahu identitasnya. Kita nggak punya data tentang identitas, karena datang sudah terjadi jadi dengan luka bakar nggak bisa dikenali," imbuhnya.

"Kondisi terakhir, jadi kalau keadaan sekarang pasien keadaan umumnya buruk. Sekarang dimasukkan alat bantu napas, masalah lain memang sistem jantung dan pembuluh darahnya masih kita perbaikii. Usahanya kita juga memberikan cairan yang cukup, kita lihat prkmbngannya. Luka bakarnya 97 persen seluruh badan," pungkasnya.(MEL)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya