Wali Kota Pasuruan Setiyono usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/10). KPK menetapkan Setiyono sebagai tersangka dugaan suap proyek pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkot Pasuruan. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Wali Kota Pasuruan Setiyono usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/10). Selain Setiyono, tiga orang lain juga ditetapkan sebagai tersangka. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Wali Kota Pasuruan Setiyono usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/10). Tiga tersangka selain Setiyono adalah Plh Kadis PU Kota Pasuruan, staf Kelurahan Purutrejo, dan pihak swasta sebagai pemberi suap. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Wali Kota Pasuruan Setiyono usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/10). Setiyono duduga telah mengatur proyek-proyek di wilayahnya dengan adanya kesepakatan fee sebesar 5-7 persen. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Wali Kota Pasuruan Setiyono usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/10). KPK menetapkan Setiyono sebagai tersangka dugaan suap pascaterjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Wali Kota Pasuruan Setiyono usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/10). Diduga, dalam proyek ini telah terjadi kesepakatan fee untuk Setiyono sebesar 10 persen dari nilai proyek sebesar Rp 2,2 M. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Wali Kota Pasuruan Setiyono usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/10). KPK menduga proyek-proyek di Pasuruan diatur Setiyono melalui 3 orang dekatnya yang dikenal dengan sebutan Trio Kwek-Kwek. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Wali Kota Pasuruan Setiyono usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/10). Setiyono memakai rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan 1x24 jam pascaterjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). (Merdeka.com/Dwi Narwoko)