Liputan6.com, Bogor: Pengenalan lingkungan hidup bisa dilakukan dengan cara bermain. Langkah itulah yang mendorong mahasiswi Institut Pertanian Bogor, Annisa Hasanah untuk menciptakan permainan eco monopoly. Permainan monopoli yang biasanya hanya sebagai hiburan disulap si sulung dari tiga bersaudara itu hingga menjadi permainan edukatif ramah lingkungan.
"Saya ingin menciptakan permainan yang ramah lingkungan. Dengan permainan itu diharapkan anak-anak tahu bagaimana menjaga lingkungan," papar Annisa, Ahad (27/11).
Dari permainan sederhana itu pula, mahasiswi jurusan arsitektur lanscape tersebut ingin mengajak kaum muda terutama anak-anak mengetahui bagaimana cara menjaga lingkungan hidup. Annisa pun mulai memperkenalkan permainan tersebut di sekolah-sekolah dasar di sekitar kampusnya. Dari hasil karyanya itu, berbagai penghargaan, baik nasional maupun internasional diboyong dara yang kini tengah menyusun tugas akhir tersebut.
"Target utama itu anak-anak. Karena menurut saya anak-anak harus tahu bagaimana target lingkungan hidup. Saya juga kenalin ke temen-temen dan orang tua bagaimana menjaga lingkungan dengan baik," jelas Annisa. (APY/Vin)
"Saya ingin menciptakan permainan yang ramah lingkungan. Dengan permainan itu diharapkan anak-anak tahu bagaimana menjaga lingkungan," papar Annisa, Ahad (27/11).
Dari permainan sederhana itu pula, mahasiswi jurusan arsitektur lanscape tersebut ingin mengajak kaum muda terutama anak-anak mengetahui bagaimana cara menjaga lingkungan hidup. Annisa pun mulai memperkenalkan permainan tersebut di sekolah-sekolah dasar di sekitar kampusnya. Dari hasil karyanya itu, berbagai penghargaan, baik nasional maupun internasional diboyong dara yang kini tengah menyusun tugas akhir tersebut.
"Target utama itu anak-anak. Karena menurut saya anak-anak harus tahu bagaimana target lingkungan hidup. Saya juga kenalin ke temen-temen dan orang tua bagaimana menjaga lingkungan dengan baik," jelas Annisa. (APY/Vin)