Pembangunan Skybridge Tanah Abang, PKL Diminta Berhenti Jualan Sementara

Zona D berada dekat Stasiun Tanah Abang. Selama pengerjaan skybridge berlangsung, tidak boleh ada PKL yang berjualan.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 13 September 2018, 11:48 WIB
Suasana pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna atau "Skybridge" di Tanah Abang, Jakarta, Selasa (28/8). Pembangunan jembatan yang menghubungkan Stasiun Tanah Abang-Pasar Blok G Tanah Abang itu ditargetkan Oktober 2018. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah DKI Jakarta, Irwandi, meminta pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang, Jakarta Pusat, tidak berjualan saat pembangunan awal skybridge.

"Kalau kemarin kan tahapnya mau zona A dulu 100 meter diselesaikan baru geser. Ini sekarang mau simultan, zona D di utara ke selatan akan dikerjakan juga. Jadi nanti banyak pedagang yang kena," ujar Irwandi ketika dihubungi, Kamis (13/9/2018).

Zona D diketahui berada dekat Stasiun Tanah Abang. Selama pengerjaan skybridge berlangsung, tidak boleh ada PKL yang berjualan.

Ia meminta PKL di Tanah Abang memaklumi situasi itu dan tidak berjualan sekitar dua pekan.

"Kita enggak bisa relokasi karena ini dadakan. Ada sih lahan milik Pembangunan Sarana Jaya tapi lokasinya di ujung, jarang dilewati pembeli," kata Irwandi.

 

Selesai Oktober

Pekerja menyelesaikan "Skybridge" di Tanah Abang, Jakarta, Selasa (28/8). Pembangunan jembatan yang menghubungkan Stasiun Tanah Abang-Pasar Blok G Tanah Abang itu ditargetkan Oktober 2018. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Irwandi menyebut, situasi ini tidak akan berlangsung lama, sebab pembangunan skybridge ditargetkan selesai pada 15 Oktober 2018.

"Ini kan ditargetkan Oktober harus kelar. Jadi paling pedagang nanti bergantian dagangnya," kata dia.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya