Liputan6.com, Jakarta - Episode perdana sinetron Dosa ditayangkan Senin (3/9/2018) mulai pukul 17.00 WIB. Kehadiran Dosa memang menggantikan sinetron Malaikat Cinta yang sudah habis masa tayangnya.
Sinemart Production mengemas sinetron Dosa dengan alur cerita drama yang kuat. Sinetron ini digarap oleh sutradara Vemmy Sagita dan skenario ditulis Hilman Hariwijaya.
Advertisement
Dosa dibintangi oleh Cut Meyriska dan Ben Kasyafani. Cut dikenal dengan kesuksesannya memerankan beberapa karakter di sejumlah sinetron. Lebih sering menjadi peran antagonis, lantas seperti apa sosok Arumi yang diperankan oleh pesinetron asal Aceh itu?
Jangan lewatkan penayangan perdana sinetron yang juga dibintangi oleh Adjie Pangestu itu. Peran apa yang dimainkan Ben dan Adjie? Sinetron ini mengambil lagu tema dari singel Utopia: "Kenangan Ini".
Ben Kasyafani
Ben Kasyafani mencoba berakting kembali. Seperti apa perannya saat beradu akting dengan Cut Meyriska? Simak sinopsis global sinetron Dosa berikut ini.
Di tengah perjalanan, Arumi menelpon dan bertengkar dengan kekasihnya, Gio yang selingkuh. Karena kelalaiannya dalam berkendara, Arumi tiba-tiba menabrak bus. Dan nahasnya, kecelakaan itu juga mengakibatkan tabrakan beruntun lainnya hingga menyebabkan hampir semua korban meninggal. Salah satu korbannya adalah Marwah yang harus mengalami koma.
Saat itu Syakir calon suaminya sangat terpukul dan rencana pernikahan mereka pun terancam batal. Sementara itu Arumi mengalami amnesia psikogenik. Arumi yang sangat terpukul benar-benar melupakan kejadian saat kecelakaan itu dan juga penyebabnya.
Cut Meyriska
Belum selesai masalah yang satu, Arumi kembali harus menerima kenyataan pahit kalau ayahnya, Arta ditangkap polisi atas kasus penggelapan uang investasi masyarakat dan rumah mereka pun harus disita oleh pihak pengadilan.
Tak ada pilihan lain, Arumi dan ibunya, Nania yang jatuh miskin terpaksa pergi ke rumah lama Arta di sebuah perkampungan. Tetapi ternyata rumah itu sudah ditempati oleh Salsa yang merupakan wanita simpanan Arta.
Di saat Arumi dan Nania tidak punya tempat tinggal, Syakir memberi mereka tumpangan di rumah kontrakannya. Saat itu Syakir belum menyadari Arumi sebenarnya penyebab kecelakaan beruntun itu, dengan Marwah menjadi korbannya.