Liputan6.com, Garut: Kisah pilu tenaga kerja Indonesia yang berkerja di Arab Saudi seakan tidak pernah habisnya. Di Garut, Jawa Barat, seorang TKI pulang dalam keadaan hamil karena diperkosa anak majikannya sewaktu bekerja di Jeddah, Arab Saudi.
S, warga Desa Haurpanggung, Garut, berniat untuk memperbaiki kehidupan dengan menjadi tenaga kerja di Arab Saudi. Alih-alih demikian, selama bekerja di Jeddah, S mengaku sering diperlakukan tidak manusiawi. Selain mendapat cercaan dan siksaan dari sang majikan, S pun harus menanggung malu karena kini dirinya hamil oleh perbuatan anak sang majikan.
Setelah kontrak kerjanya berakhir, S bisa sedikit bernafas lega karena terlepas dari segala siksaan yang mendera. Tanpa mendapatkan sisa gaji selama bekerja dan dengan ongkos sendiri ibu satu anak ini pulang ke indonesia pada akhir Oktober lalu.
S berharap pemerintah Indonesia dan PT Berkah Guna yang dulu memberangkatkan ke Arab Saudi mau membantu dirinya menuntut mantan majikannya. (YUS)
S, warga Desa Haurpanggung, Garut, berniat untuk memperbaiki kehidupan dengan menjadi tenaga kerja di Arab Saudi. Alih-alih demikian, selama bekerja di Jeddah, S mengaku sering diperlakukan tidak manusiawi. Selain mendapat cercaan dan siksaan dari sang majikan, S pun harus menanggung malu karena kini dirinya hamil oleh perbuatan anak sang majikan.
Setelah kontrak kerjanya berakhir, S bisa sedikit bernafas lega karena terlepas dari segala siksaan yang mendera. Tanpa mendapatkan sisa gaji selama bekerja dan dengan ongkos sendiri ibu satu anak ini pulang ke indonesia pada akhir Oktober lalu.
S berharap pemerintah Indonesia dan PT Berkah Guna yang dulu memberangkatkan ke Arab Saudi mau membantu dirinya menuntut mantan majikannya. (YUS)