Sejumlah karyawan pensiunan PT Pupuk Kaltim menggelar unjuk rasa di depan Kantor KPW Pupuk Kalitim di Jakarta, Selasa (31/7). Mereka menuntut pembayaran hak dana pensiun yang hilang 20 persen senilai Rp 229 miliar. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Sejumlah karyawan pensiunan PT Pupuk Kaltim menggelar unjuk rasa di depan Kantor KPW Pupuk Kalitim di Jakarta, Selasa (31/7). Mereka meminta diadakan audiensi untuk menyampaikan aspirasi. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Sejumlah karyawan pensiunan PT Pupuk Kaltim menggelar unjuk rasa di depan Kantor KPW Pupuk Kalitim di Jakarta, Selasa (31/7). Saat ini 1.332 peserta Dana Pensiun PT Pupuk Kaltim resah gara-gara dugaan penyelewengan dana pensiun. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Sejumlah karyawan pensiunan PT Pupuk Kaltim menggelar unjuk rasa di depan Kantor KPW Pupuk Kalitim di Jakarta, Selasa (31/7). Pengunjuk rasa khawatir mereka tidak akan mendapatkan hak dana pensiun. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Karyawan pensiunan PT Pupuk Kaltim membawa sejumlah spanduk bertuliskan tuntutan saat menggelar unjuk rasa di depan Kantor KPW Pupuk Kalitim di Jakarta, Selasa (31/7). (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Karyawan pensiunan PT Pupuk Kaltim membawa sejumlah spanduk bertuliskan tuntutan saat menggelar unjuk rasa di depan Kantor KPW Pupuk Kalitim di Jakarta, Selasa (31/7). (Merdeka.com/Dwi Narwoko)