FOTO: Calon Paskibraka 2018 Nasional Sah jadi Penghuni Desa Bahagia

Sebelum Diklat Paskibraka 2018 dimulai, seluruh calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tersebut terlebih dulu mengikuti tantingan. Proses sakral sebelum mereka menghuni Desa Bahagia.

oleh Aditya Eka PrawiraDiterbitkan 26 Juli 2018, 07:00 WIB
Desa Bahagia Merupakan Sebutan untuk Asrama Seluruh Paskibraka. Baik di Tingkat Kota, Kabupaten, Provinsi, sampai Nasional. Nah, Sebelum Masuk, Mereka Harus Syukuran Dulu dengan Melakukan Upacara Tantingan (M Fajri Erdyansyah)
Menurut Asrorun, Rangkaian Upacara Tantingan yang Dilalui Calon Paskibraka 2018 Merupakan Bentuk dari Peneguhan Komitmen Kembali Sebelum Memasuki Proses Formal Selama Diklat Paskibraka 2018 (M Fajri Erdyansyah)
Pembina Menunjuk Calon Paskibraka 2018 dari Provinsi Sumatera Utara, Lucas Alexaindre Siburian, Menjadi Pemimpin Upacara Tantingan yang Dilaksanakan di Halaman Wisma Soegondo Djojopoespito (PP-PON) Cibubur, Jakarta Timur. (M Fajri Erdyansyah)
Tantingan yang Dilalui Calon Paskibraka 2017 untuk Meneguhkan Komitmen Soal Kesiapan Mereka, Memperbaharui Niat Supaya Mampu Memberikan yang Terbaik untuk Bangsa dan Negara
Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Asrorun Ni'am Sholeh (Kemeja Putih) Didampingi Perwakilan dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Memotong Pita Sebagai Simbol Bahwa Gerbang untuk 68 Orang Calon Paskibraka 2018 Memasuki Desa Bahagia (Asrama) Sudah Dibuka.
Setelah Mengikuti Upacara Tantingan, Sebanyak 68 Calon Paskibraka 2018 Tingkat Nasional Dinyatakan Resmi Sebagai Penghuni Desa Bahagia. Mereka Harus Menciptakan Suasana Gotong Royong dan Saling Menghormati untuk Meraih Sukses Bersama-sama (M Fajri Erdyansyah)

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya