Mobil Berstatus Connected Car, Apa Saja Bedanya?

Pabrikan mobil banyak yang mengklaim produknya berstatus connected car. Secara garis besar, connected car memungkinkan pengendaranya untuk tetap terhubung dengan dunia luar melalui smartphone.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 03 Juli 2018, 14:04 WIB
Connected car (Ilustrasi: Erticonetwork.com)

Liputan6.com, Jakarta - Pabrikan mobil banyak yang mengklaim produknya berstatus connected car. Secara garis besar, connected car memungkinkan pengendaranya untuk tetap terhubung dengan dunia luar melalui smartphone.

Dengan kata lain, teknologi yang disematkan pada mobil memungkinkan pengendara untuk berkomunikasi dengan orang lain menggunakan smartphone mereka tanpa harus melepaskan tangan dari kemudi.

Berikut beberapa teknologi yang membuat mobil berstatus connected car dilansir dari Komando.com:

1. Bluetooth dan USB Power Port 

Teknologi Bluetooth memungkinkan pengendara untuk memutar lagu melalui smartphone tanpa harus menggunakan kabel. Bahkan, beberapa mobil sudah bisa memutar video yang ditampilkan di layar dashboard.

Sedangkan USB port tentunya bisa digunakan untuk mengisi ulang daya baterai smartphone ketika menempuh perjalanan. Slot USB ini juga dapat digunakan untuk memutar lagu yang terdapat pada perangkat penyimpanan seperti flashdisk.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2. Hands-free 

Interior All new Suzuki Ertiga (Suzuki Indonesia)

Setiap pengendara wajib berkonsentrasi penuh ketika melaju di jalanan. Supaya hal itu tetap terjadi, pihak pabrikan menyematkan teknologi hands-free.

Fitur ini membuat pengendara tetap bisa menerima telepon tanpa harus mencari smartphone mereka terlebih dahulu. Biasanya, sudah terdapat tombol yang terintegrasi dengan setir mobil.

 

 

 

3. Apple Car Play atau Android Auto

Bikin Kabin X-Trail 2.5L Makin Mewah Dengan Headunit Kontrol AC (Oto.com)

Banyak pabrikan yang telah menjalin kerja sama dengan Google dan Apple. Karena itulah, layar pada dashboard kerap dilengkapi dengan Apple Car Play atau pun Android Auto.

Secara garis besar, keduanya memiliki fungsi yang sama, yaitu menghubungkan smartphone dengan layar dashboard. Tujuannya adalah mencegah pengendara harus mencari smartphone terlebih dahulu.

Bedanya, Apple Car Play terhubung dengan iPhone, sedangan Android Auto untuk smartphone bersistem operasi Android. Meski demikian, keduanya bisa dioperasikan tanpa perlu menekan tombol, melainkan hanya dengan suara.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya