Kata Wakapolri Soal Tol Gratis Bila Macet 5 Km Saat Mudik Lebaran

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga untuk membebaskan biaya pada pemudik yang terkena kemacetan di dalam tol.

oleh Yunizafira Putri Arifin WidjajaDiterbitkan 11 Juni 2018, 07:13 WIB
Wakapolri Komjen Syafruddin saat menghadiri pertemuan ulama (Jord Qodama) Jamaah Tabligh di Cikampek, Jawa Barat, Kamis (22/3). Wakapolri sebagai umat Islam bisa hidup berdampingan dengan pemeluk agaman lain. (Liputan6.com/Pool/Fernando)

Liputan6.com, Jakarta - Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengatakan akan menggratiskan atau membebaskan biaya tol jika terjadi kemacetan hingga 5 kilometer ketika mudik lebaran.

Ini disampaikannya ketika meninjau arus mudik lebaran di Stasiun Gambir hari ini. "Ya, kalo macet 5 km akan digratiskan," ungkap Syafruddin, di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/6/2018).

Dia menuturkan, hal ini dilakukan oleh pemerintah demi kepentingan para pemudik yang akan melewati ruas tol untuk tiba di Kotanya.

"Demi bangsa dan negara ya, demi kepentingan rakyat lebih penting, rakyat lebih penting dari perusahaan," tutur dia.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga untuk membebaskan biaya pada pemudik yang terkena kemacetan di dalam tol.

Cikarang Utama Dibuka Semua

Selain itu, kepolisian juga memerintahkan agar Gerbang Tol Cikarang Utama dibuka seluruhnya untuk umum.

Sebab, kemacetan panjang sering terjadi di gerbang tersebut. Itu dilakukan dalam rangka memberikan keamanan dan kelancaran saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2018.

Jasa Marga sendiri telah menyediakan 25 unit mesin pembaca kartu tol elektronik (e-Toll) guna menghindari antrean panjang di gerbang tol.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya