8 Hal Baru di Piala Dunia 2018

Partai antara tuan rumah Rusia Vs Arab Saudi di Luzhniki Stadium, Kamis (14/6/2018) akan membuka Piala Dunia 2018.

oleh Luthfie FebriantoDiterbitkan 11 Juni 2018, 19:00 WIB
Bola resmi Piala Dunia 2018 Rusia yang diberi nama Telstar 18 diluncurkan dalam acara di Moskow, Kamis (9/11). Motif di Telstar 18 berupa hitam gradasi ke abu-abu dan kata Telstar serta logo Piala Dunia Rusia 2018 diberi warna emas (AP Photo/Oleg Shalmer)

Liputan6.com, Moskow - Piala Dunia 2018 hanya tinggal tiga hari. Partai antara tuan rumah Rusia Vs Arab Saudi di Luzhniki Stadium, Kamis (14/6/2018) akan membuka Piala Dunia 2018.

Rusia dan Arab Saudi tergabung ke dalam Grup A pada Piala Dunia kali ini. Selain keduanya, ada Mesir dan Uruguay yang juga berada di grup yang sama.

Tim yang punya faktor sejarah juara masih menjadi unggulan di Piala Dunia 2018. Juara bertahan, Jerman menjadi yang paling depan bersama dengan tim seperti Brazil, Spanyol, dan Argentina.

Selain empat tim tersebut, masih ada Prancis, Portugal, dan Inggris yang juga mengintip kesempatan untuk juara.

Sementara itu, beberapa perubahan dibuat pada Piala Dunia kali ini. Seperti dilansir DW, berikut delapan perubahan pada Piala Dunia 2018.

 

 

 


1. Video Assistant Referee (VAR)

Teknologi VAR (AFP/Marco Bertorello)

Piala Dunia 2018 akan jadi Piala Dunia yang bersejarah dari segi teknologi. Ya, ini adalah kali pertama teknologi VAR diterapkan di Piala Dunia.

VAR sendiri sudah dipakai di beberapa liga Eropa seperti Liga Italia dan Liga Jerman. Meskipun, pemakaian VAR masih menyisakan kontroversi.

VAR berguna untuk meminimalkan kesalahan wasit dalam memimpin pertandingan. VAR akan membantu wasit memutuskan apakah pemain melakukan pelanggaran, gol, dan penalti.


2. Pengamat Anti Diskriminasi

Kampanye melawan rasisme menjadi bagian tak terpisahkan dari sepak bola (Bola.com/Reza Khomaini)

Masalah rasisme seakan tak pernah usai dari sepak bola. Jelang Piala Dunia 2018, masalah ini turut dipikirkan oleh beberapa konsestan.

Salah satunya adalah timnas Inggris. Bek timnas Inggris, Danny Rose bahkan mewanti-wanti agar keluarganya tak datang ke Rusia. Rose khawatir, anggota keluarganya yang berkulit gelap akan menerima serangan rasis.

FIFA pun tidak tinggal diam melihat kekhawatiran ini. Kabarnya, akan ada pengamat anti diskrisminasi yang akan diikutsertakan pada Piala Dunia kali ini.

Tugas mereka adalah untuk membantu wasit menilai tindakan diskriminasi dan rasisme dalam pertandingan.


3. Empat Kali Ganti Pemain

Piala Dunia akan diramaikan dengan peraturan empat kali ganti pemain (Gian Ehrenzeller/Keystone via AP)

Salah satu terobosan lain adalah diperbolehkannya satu tim mengganti pemain sebanyak empat kali. Normalnya, setiap tim hanya diizinkan mengganti pemain sebanyak tiga kali.

Namun demikian hal ini hanya berlaku jika dua tim yang saling bertanding harus melakoni babak perpanjangan waktu. Kesehatan pemain menjadi alasan diterapkannya aturan ini.

Lanjut Baca:

Pembaruan peraturan ini pun kabarnya ditanggapi positif oleh para pemain.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya