Cucu-Cucu Kesayangan Rasulullah SAW, Hassan dan Hussein

Rosulullah yang memiliki sifat terpuji dan akhlaq Al-quran, sangat menyayangi dan mengasihi anak kecil. Terbukti dengan bagaimana cara rosul menyayangi hassan dan hussein dengan penuh kesabaran seperti kisah berikut ini.

Oleh Tim VemaledotcomDiterbitkan 05 Juni 2018, 18:00 WIB
Pemandangan fenomena alam Aurora Borealis atau Northern Lights di Kepulauan Lofoten, Bostad, lingkaran Arktik, Norwegia, Sabtu (3/3). Cahaya Aurora biasa terlihat di sekitar daerah Kutub Utara dan Selatan. (Olivier MORIN/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Rosulullah yang memiliki sifat terpuji dan akhlaq Al-quran, sangat menyayangi dan mengasihi anak kecil. Terbukti dengan bagaimana cara rosul menyayangi hassan dan hussein dengan penuh kesabaran seperti kisah berikut ini.

Pernikahan putri bungsu kesayangan Rasulullah yakni Fatimah Az Zahra dengan Ali bin Abi Thalib telah melahirkan dua buah hati yang sangat mulia dan patut diteladani perangai baiknya oleh muslim. Buah hati tersebut adalah Sayyidina Hassan dan Hussein. Keduanya manusia mulia ini merupakan orang-orang yang sangat dicintai oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Hassan dan Hussein merupakan cucu-cucu Rasulullah. Sama seperti menyayangi anak-anak kandungnya, rasa sayang baginda rasul kepada kedua cucunya ini sama besarnya. Bahkan, rasa sayang dan cinta itu mungkin saja lebih besar. Atas kelahiran Hassan dan Hussein, Rasulullah SAW sangat gembira. Ia tak henti-hentinya mengucap syukur ke hadirat Allah SWT atas karunia yang begitu besar dan mengagumkan tersebut.

Meski kelahiran kedua cucunya membuat hati baginda Rasul bahagia, ada pula rasa sedih di hatinya. Rasul merasa sedih karena ia mengetahui jika hidup cucu tersayangnya yakni Hussein akan berakhir di medan perang setelah terbunuh oleh musuh. Berikut adalah kisah mengenai sosok Hassan dan Hussein.

Sayyidina Hassan, Cucu Rasul yang Tampan & DermawanSejak kecil Hassan dikatakan sangat mirip dengan Rasulullah SAW. Wajahnya yang tampan, senyumnya yang ramah dan menawan ditambahkan pembawaannya yang tenang menjadikan ia sangat mirip dengan baginda Rasul.

Suatu ketika Rasulullah bersabda di hadapan Hassan, "Engkau menyerupai aku baik tentang bentuk rupamu maupun tentang akhlakmu." Tak hanya Rasulullah yang mengatakan bahwa Hassan sangat mirip dengannya, sang ayah yakni Ali bin Abi Thalib juga mengatakan bahwa putranya tersebut sangat mirip dengan baginda Rasul. Ali berkata, "Hassan menyerupai Rasulullah dari dada sampai kepala. Tetapi Hussein menyerupai Rasulullah di bagian-bagian lainnya, dari dada sampai ke bawah."

Dua anak laki-laki bersiap melepaskan anjing Arab Saluki saat balapan di Festival Unta Mazayin Dhafra di dekat kota Madinat Zayed, Abu Dhabi (26/12). Lomba balap anjing Saluki ini memeriahkan festival unta tersebut. (AFP Photo/Karim Sahib)

Menurut ahli sejarah, tarikh lahirnya sayyidina Hassan adalah 15 Muharram 3 Hijriah. Baginda Rasul sangat sayang terhadap Hassan. Sejak usianya masih belia, Hassan dikenal sangat cerdas, penghafal hadis dan al quran dengan wajah tampan menawan dan pandangan menenangkan.

Hassan juga dikenal sebagai seorang yang dermawan, lemah lembut, guru bagi semua umat islam di zamannya, sopan serta santun kepada semua sahabat Rasul yang lebih tua dan sayang kepada semua yang lebih muda. Semasa hidupnya, Hassan dijuluki sebagai "Karimu ahlil bait" atau keluarga Rasulullah yang paling dermawan.

Sayyidina Hussein, Cucu Rasul Yang Gagah PemberaniHussein adalah putra kedua Fatimah dengan Ali. Ia merupakan adik dari sayyidina Hassan. Ia lahir 1 tahun 10 bulan setelah kelahiran Hassan tepatnya pada 5 Sya'ban 5 Hijriah. Sama seperti Hassan, Hussein juga sangat disayang oleh Rasulullah SAW.

Tak berbeda dengan sang kakak, Hussein juga merupakan sosok yang berakhlak mulia sejak usianya masih belia. Ia adalah sosok yang cerdas, tampan lagi gagah pemberani. Jika Hassan sangat mirip dengan Rasulullah mulai dada ke atas, Hussein sangat mirip dengan Rasulullah pada bagian dada ke bawah.

Sama seperti sang kakak, putra Fatimah Az Zahra ini juga dikenal sebagai sosok yang cerdik, cerdas lagi sangat bertaqwa kepada Allah SWT. Ia juga merupakan keturunan Rasulullah yang sayang terhadap semua keluarganya dan bertanggung jawab penuh atas keselamatan umat islam di zamannya.

Sejak kecil, Hussein telah tumbuh menjadi seorang yang sangat pemberani. Ia juga merupakan seorang yang ramah, sopan santun serta dianggap sangat agung oleh umat muslim. Saat ia dewasa, ia sering ikut maju ke medan perang untuk menegakkan kebenaran. Namun sayang, Hussein harus meninggal secara tragis setelah dibunuh oleh musuh.

Itulah sepenggal kisah cucu-cucu tersayang Rasulullah SAW. Semoga, kisah ini bisa menjadi inspirasi kebaikan untuk kita semua. Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya.

Sumber: Vemale

Reporter: Rohmitriasih

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya