Memutus Rekor Sempurna Juventus di Coppa Italia

AC Milan akan mencoba menggagalkan kesempurnaan Juventus saat tampil di final Coppa Italia.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 09 Mei 2018, 17:15 WIB
Juventus vs AC Milan (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Jakarta - Bagaimana dan siapa yang bisa hentikan rekor sempurna Juventus di Italia saat ini? Pertanyaan ini kerap dilontarkan sejak tiga atau empat tahun lalu, tapi hingga kini Juventus selalu berjaya.

Di Liga Italia, Juventus saat ini di ambang menjadi juara untuk ketujuh kalinya secara beruntun. Lalu Juventus pun berada di ambang mengukir rekor di Coppa Italia melawan AC Milan di Stadion Olimpico, Kamis (10/5/2018).

Jika menang, Juventus akan menjadi tim pertama di Italia yang sukses mempertahankan gelar ini empat tahun beruntun. Bahkan tahun lalu pun, Juventus sudah mengukir rekor karena menang tiga kali beruntun.

Dalam sejarahnya, klub Italia hanya mampu mempertahankan Coppa Italia selama dua musim beruntun. Itu dilakukan AS Roma dua kali pada (1980 dan 1981) serta 2007 dan 2008.

Inter Milan juga pernah sekali juara dua kali beruntun, yaitu 2010 dan 2011. Jadi, apa yang dilakukan Juventus sangat fenomenal.

Para pemain Juventus merayakan kemenangan atas Inter Milan pada laga Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (28/4/2018). Inter Milan takluk 2-3 dari Juventus. (AP/Antonio Calanni)

Pertanyaannya, bisakah AC Milan memutus rekor sempurna Juventus dini hari nanti?

"Kami semua menginginkan Coppa Italia, tetapi kami akan menghadapi tim hebat seperti Juventus," kata pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, kepada Mediaset Premium.

"Mereka punya sesuatu yang lebih dari kami, tapi kami dalam kondisi bagus untuk pertandingan ini. Saya yakin bahwa di final, tim terkuat tidak selalu menang," katanya.

Juventus total sudah memenangi Coppa Italia sebanyak 12 kali, sedangkan AC Milan lima kali. Trofi AC Milan didapatkan terakhir kali pada 2003 lalu.


Jaga Semangat

Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso dan Leonardo Bonucci saat konferensi pers di stadion Olimpico di Roma, Italia, (8/5). I Rossoneri belum pernah menjuarai Coppa Italia sejak 2003. (AP Photo/Maurizio Brambatti)

Juventus tentu diunggulkan di laga Coppa Italia melawan AC Milan dini hari nanti. Baik rekor maupun head to head tetap menjadi miliki berkostum putih dan hitam tersebut.

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, justru risau menjelang laga nanti. Dia khawatir motivasi pemainnya menurun karena sudah sering menjadi juara Coppa Italia.

"Pertandingan ini sangat penting bagi kami, sangat penting. Jika bisa juara, kami akan menutup musim dengan indah," kata Allegri, seperti dilansir Sky Sport Italia.

Lanjut Baca:

"Kami ingin menutupnya dengan Scudetto yang secara matematis belum jadi milik kami, tapi sudah hampir kami dapatkan. Andaikan sanggup menjadi juara Coppa, para pemain tentu bisa kembali memasukkan namanya dalam buku sejarah Juve. "Kami harus bermain dengan antusiasme tinggi karena kami sedikit bermasalah saat bertemu Inter Milan dan Bologna [di Serie A]. Rasanya selalu menyenangkan bisa bermain di final Coppa dan bertemu Milan. Pertandingan seperti ini selalu berimbang, tidak ada favorit," ujarnya. Jika Juventus sudah terbiasa menjadi juara, sebaliknya bagi AC Milan. Di masa kering prestasi seperti sekarang, AC Milan sangat membutuhkan trofi juara salah satunya dari Coppa Italia. Gattuso bahkan menyamakan Coppa Italia seperti Piala Dunia. "Ini seperti Piala Dunia karena antusiasme kami, antusiasme fans yang punya keinginan kembali mengangkat trofi," ucapnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya