Liputan6.com, London: Teknologi yang semakin berkembang saat ini membuat sesuatu yang tidak mungkin akan menjadi kenyataan. Biasanya para astronom memerlukan pesawat luar angkasa atau roket untuk pergi ke luar angkasa. Kini, balon udara yang dapat digunakan untuk pergi ke luar angkasa sedang dikembangkan.
Media The Sun mewartakan, Rabu (24/8), peneliti asal Spanyol Jose Mariano Lopez-Urdiales mengembangkan balon udara bernama The Bloon. Balon heluim tersebut berbentuk kapsul berdiameter 1.387 meter. The Bloon memang disediakan untuk wisatawan yang ingin merasakan berwisata di luar angkasa.
Balon itu akan diawaki dua pilot, serta dapat ditumpangi empat penumpang. Dengan perjalanan sekitar satu jam, The Bloon bisa mengudara hingga mendekati ruang angkasa selama tiga jam. Wisata dengan balon udara itu dibanderol dengan harga 90 ribu Poundsterling atau Rp 1 miliar.(AIS)
Media The Sun mewartakan, Rabu (24/8), peneliti asal Spanyol Jose Mariano Lopez-Urdiales mengembangkan balon udara bernama The Bloon. Balon heluim tersebut berbentuk kapsul berdiameter 1.387 meter. The Bloon memang disediakan untuk wisatawan yang ingin merasakan berwisata di luar angkasa.
Balon itu akan diawaki dua pilot, serta dapat ditumpangi empat penumpang. Dengan perjalanan sekitar satu jam, The Bloon bisa mengudara hingga mendekati ruang angkasa selama tiga jam. Wisata dengan balon udara itu dibanderol dengan harga 90 ribu Poundsterling atau Rp 1 miliar.(AIS)