Warga Pastikan Aktivitas Gunung Papandayan

Untuk memastikan perkembangan aktivitas Gunung Api Papandayan, warga mendatangi pos pengamatan di Kampung Pangadegan, Desa Pakuwon, Kecamatan Cisurupan, Garut, Jabar. Meski berstatus siaga, warga tetap beraktivitas seperti biasa.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 Agustus 2011, 02:21 WIB
Liputan6.com, Garut: Empat hari pascastatusnya menjadi siaga, aktivitas di sekitar lokasi kawah Gunung Papandayan, Cisurupan, Garut, Jawa Barat, Selasa (16/8), terlihat lengang. Kendati demikian, aktivitas sebagian warga yang berprofesi sebagai petani masih tetap berjalan seperti biasa. Mereka tetap pergi ke lahan perkebunan yang lokasinya dekat kawah.

Untuk memastikan perkembangan aktivitas gunung, sejumlah warga mendatangi pos pengamatan Gunung Api Papandayan di Kampung Pangadegan, Desa Pakuwon, Kecamatan Cisurupan. Setelah mendapatkan penjelasan dari petugas, mereka meninggalkan pos untuk menyampaikan informasi tersebut kepada warga lainnya.

Sementara itu, status Gunung Marapi di Bukittinggi, Sumatra Barat, hingga tadi malam masih waspada. Sejak erupsi 3 Agustus lalu, Gunung Marapi tercatat telah meletus sebanyak 23 kali.

Meski frekuensi letusannya menurun, aktivitas kegempaan vulkanis gunung teraktif di Sumatra itu masih cukup fluktuatif. Pos pengamatan gunung api di Bukittinggi masih mengumpulkan data dari peralatan yang baru dipasang di gunung itu.

Dengan status waspada, Gunung Marapi kini tertutup bagi pendaki yang akan mengadakan upacara 17 Agustus. Sejumlah relawan melarang setiap pendaki yang ingin ke naik ke puncak Marapi. Sebelumnya, puncak Gunung Marapi merupakan salah satu lokasi terfavorit bagi pendaki untuk mengelar upacara detik-detik Proklamasi 17 Agustus [baca: Gunung Marapi Tertutup bagi Pendaki].(BOG) 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya