Liputan6.com, Jakarta: Razia ayam tiren yang dilakukan petugas Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Timur kemarin membuahkan hasil. Di Pasar Perumnas Klender ditemukan 19 ayam tiren. Sementara di pasar tradisional Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, razia menunjukkan tiga dari 24 sampel ayam yang dibeli dari pedagang ternyata positif berformalin [baca: Belasan Sampel Daging Ayam Positif Berformalin].
Ternyata ayam tiren dan ayam tak layak konsumsi tidak hanya dijual di pasar tradisional. Diduga ayam tersebut juga diperjualbelikan di sejumlah supermarket. Petugas, Kamis (4/8), menemukan sejumlah ayam tiren di salah satu supermarket di Jaktim dan langsung diamankan petugas.
Sebenarnya untuk menghindari membeli ayam berformalin, kosumen bisa melihat ciri-cirinya. Di antaranya memiliki daging dan kulit yang kesat, tekstur daging lebih kenyal, dan tidak dihinggapi lalat.(IAN)
Ternyata ayam tiren dan ayam tak layak konsumsi tidak hanya dijual di pasar tradisional. Diduga ayam tersebut juga diperjualbelikan di sejumlah supermarket. Petugas, Kamis (4/8), menemukan sejumlah ayam tiren di salah satu supermarket di Jaktim dan langsung diamankan petugas.
Sebenarnya untuk menghindari membeli ayam berformalin, kosumen bisa melihat ciri-cirinya. Di antaranya memiliki daging dan kulit yang kesat, tekstur daging lebih kenyal, dan tidak dihinggapi lalat.(IAN)