Liputan6.com, Serang: Ratusan warga Kemang, Kelurahan Penancangan, Kota Serang, Banten, mengamuk di dalam gedung Hypermart dan Matahari Mall of Serang, Rabu (27/7). Warga marah karena resapan air di daerahnya telah hilang. Pihak manajemen pertokoan sedianya akan memberikan ganti rugi lantaran banyak sumur warga mengalami kekeringan.
Selain itu pihak manajemen Matahari juga tadinya akan menjanjikan pekerjaan bagi warga yang terkena gusuran, namun mereka tidak diberi kesempatan.
Warga pun merasa sakit hati karena pihak manajemen Mall of Serang memberikan lahan parkir kepada Wali Kota Serang Haerul Zaman. Padahal dalam perjanjian awal pengelolaan perparkiran akan diserahkan pada warga warga di sekitar mal.
Ratusan warga ini rencannya akan terus berdemo dan menduduki pembanguna mal milik Group Matahari Departemen Store. Massa juga akan kembali mensweeping para buruh yang masih melakukan pekerjaannya.(IAN)
Selain itu pihak manajemen Matahari juga tadinya akan menjanjikan pekerjaan bagi warga yang terkena gusuran, namun mereka tidak diberi kesempatan.
Warga pun merasa sakit hati karena pihak manajemen Mall of Serang memberikan lahan parkir kepada Wali Kota Serang Haerul Zaman. Padahal dalam perjanjian awal pengelolaan perparkiran akan diserahkan pada warga warga di sekitar mal.
Ratusan warga ini rencannya akan terus berdemo dan menduduki pembanguna mal milik Group Matahari Departemen Store. Massa juga akan kembali mensweeping para buruh yang masih melakukan pekerjaannya.(IAN)