Anjungan Timtim di TMII Tetap Dipertahankan

Pengelola Taman Mini Indonesia Indonesia, Jakarta Timur, tetap mempertahankan anjungan Timtim meski bekas provinsi ke-27 itu telah merdeka. Koleksi benda-benda dalam anjungan itu masih utuh.

oleh Liputan6Diterbitkan 21 Mei 2002, 14:29 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Negara Republik Demokratik Timor Leste memang telah resmi berdiri, 20 Mei silam [baca: Republik Demokrat Timor Leste Diproklamasikan]. Namun, sejarah tetap mencatat bahwa bekas koloni Portugal itu pernah menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, tepatnya provinsi ke-27. Karena itu pula provinsi Timor Timur sempat mempunyai anjungan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Bahkan, meski proklamasi Timor Leste telah dikumandangkan, pengelola TMII tetap mempertahankan keberadaan anjungan itu. Demikian pemantauan SCTV di TMII, Jaktim, baru-baru ini.

Di anjungan Timtim, rumah adat Los Palos atau biasa disebut Uma Lautem masih berdiri kokoh sebagai bangunan utama, diapit dua rumah adat daerah Atsabe yang beratap setengah lingkaran dan biasa disebut Uma Laku. Ketiga rumah tersebut tetap terpelihara dengan baik, termasuk koleksi anjungan, seperti pakaian adat dan busana pengantin dari sejumlah daerah di Timtim. Di antaranya model pakaian khas daerah Ainaro, Ermera, Suai, Oekusi, dan Los Palos. Yang membedakan dari masing-masing pakaian adalah warna tais atau kain khas Timtim yang mencolok. Selain itu, rumah adat tersebut juga memajang peralatan makan, seperangkat alat musik, ukiran, dan patung. Pengelola juga menyediakan hasil perkebunan kopi dari daerah Ermera yang sangat terkenal.(SID/Esther Mulyanie dan Anto Susanto)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya