Liputan6.com, Barcelona - Di Barcelona, sulit disangkal, Lionel Messi jadi pemimpin sejati di lapangan. Meski sudah berusia 30 tahun, Messi masih tetap jadi andalan El Barca.
Ernesto Valverde memainkan Messi dalam peran nomor 10 di mana ia punya kebebasan mutlak untuk menjelajah di segala sudut lapangan. Pemain asal Argentina sudah membuat 46 penampilan bersama Barcelona, musim ini dengan mencetak 39 gol dan membuat 16 assist sejauh ini.
Advertisement
Namun masalahnya, Barcelona selalu kesulitan jika bermain tanpa Messi. Bahkan bintang Argentina itu dalam beberapa kesempatan harus masuk dari bangku cadangan untuk menyelamatkan timnya.
Valverde sangat ingin menemukan pemain agar Messi bisa beristirahat lebih sering. Berikut ini empat pemain yang bisa mengurangi beban kerja Lionel Messi di Barcelona seperti dilansir Sportskeeda:
Philippe Coutinho
Setelah mengeluarkan uang lebih dari 140 juta pounds, Barca akhirnya mendapatkan pemain incaran mereka dari Liverpool pada Januari kemarin.
Pemain asal Brasil ini terus beradaptasi dengan sepakbola Spanyol tetapi masih banyak yang harus dibuktikan di klub. Alasan utama di balik ketergantungan tim yang berlebihan terhadap Messi adalah ketidakkonsistenannya.
Mantan pemain Liverpool ini jelas merupakan pemain kelas dunia yang bisa merobek pertahanan lawan saat dalam kondisi terbaiknya. Namun, dia sekarang punya tanggung jawab untuk meningkatkan performanya dan membenarkan alasan Barca membelinya.
Paulo Dybala
Paulo Dybala adalah salah satu talenta paling menjanjikan di dunia saat ini dan berpotensi menimbulkan persaingan ketat di antara tim elit Eropa untuk mendapatkan tanda tangannya.
Dia akan menjadi pemain yang paling cocok dengan formasi Ernesto Valverde, di mana dia dan Messi dapat berbagi posisi nomor 10 dan sayap kanan di antara mereka.
Barcelona sedang mencari pemain untuk menjadi penerus Messi di Camp Nou. Dybala memiliki kaki kiri yang sama mematikannya sebagai idolanya - Lionel Messi sehingga memastikan tidak ada penurunan kualitas di lapangan, bahkan jika Messi diistirahatkan.
Namun, chief eksekutif Juventus Giuseppe Marotta menolak memberi harga pada pemain bintang mereka tetapi laporan menunjukkan bahwa Dybala tidak senang bermain di Italia.