Liputan6.com, Sidoarjo: Dengan membawa poster yang berisikan tuntutan untuk pembongkaran pipa gas, puluhan warga Kalidawir, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (15/7), menutup ruas jalur alternatif yang menghubungkan antara Surabaya dan beberapa kota di selatan ibu kota Jawa Timur. Aksi warga ini sempat menimbulkan kemacetan.
Tuntutan ditujukan kepada beberapa pengelola gas bumi, yakni PT Indo Gas, Petro Gas, Pertamina Gas serta Lapindo Gas yang aliran pipa gasnya melalui 14 desa di tiga kecamatan di kawasan Jabon, Porong, dan Tanggulangin, Sidoarjo. Mereka khawatir jalur pipa gas mudah meledak karena pergeseran tanah, seperti yang terjadi di Porong dan Terminal Purabaya.(ARE/ULF)
Tuntutan ditujukan kepada beberapa pengelola gas bumi, yakni PT Indo Gas, Petro Gas, Pertamina Gas serta Lapindo Gas yang aliran pipa gasnya melalui 14 desa di tiga kecamatan di kawasan Jabon, Porong, dan Tanggulangin, Sidoarjo. Mereka khawatir jalur pipa gas mudah meledak karena pergeseran tanah, seperti yang terjadi di Porong dan Terminal Purabaya.(ARE/ULF)