Manchester United dan 4 Lelucon April Mop 2018

Berikut ini adalah lelucon April Mop 2018 dari Manchester United dan sejumlah pelaku sepak bola.

oleh Tyo HarsonoDiterbitkan 01 April 2018, 22:35 WIB
Lelucon April Mop Sepak Bola 2018. (AFP/Oli Scarff)

Manchester - Berbagai lelucon bertebaran di media bertepatan dengan perayaan "April Mop" yang jatuh pada 1 April 2018. Pelaku olahraga, termasuk klub sepak bola Manchester United menyebarkan lelucon melalui aku media sosialnya.

Perayaan "April Mop" jatuh pada 1 April setiap tahunnya dan menurut budaya barat, dirayakan dengan membuat lelucon atau tipuan. Orang-orang yang menjadi "korban" tidak boleh marah.

Perusahaan-perusahan besar pun terkadang ikut merayakan April Mop. Dunia sepak bola pun tidak ketinggalan, termasuk klub top seperti Manchester United.

Melalui akun Twitter-nya, Manchester United mengunggah video berisi gol-gol terbaik sepanjang masa mereka pada ajang Premier League. Akan tetapi, rupanya itu hanya gol-gol biasa saja.

Unggahan tersebut justru membuat para penggemar The Red Devils kebingungan sebelum pihak klub menyatakan itu sebagai lelucon "April Mop". Beberapa mengomentari lelucon Manchester United tersebut tidak lucu.

Berikut ini adalah lelucon "April Mop" 2018 dari dunia sepak bola lainnya:

 


Pemain Arsenal Dikerjai Siswa Akademi

Arsenal menang 3-1 atas AC Milan pada laga leg kedua 16 besar Liga Europa, di Stadion Emirates, Kamis (15/3/2018) waktu setempat. (AFP/Ben Stansall)

Arsenal meminta para pemainnya untuk masuk ke dalam sebuah ruangan. Rupanya, di dalam ruangan itu mereka telah ditunggu oleh beberapa siswa akademi The Gunners.

Rupanya, para siswa akademi itu mengerjai seniornya yang hadir. Dimulai dengan menanyakan soal pemain yang tidak datang ke sana, hingga bertanya hal-hal aneh.

Hasilnya, beberapa pemain The Gunners merasa kebingungan dan frustrasi. Namun, Per Mertesacker yang mampu menjawab pertanyaan aneh justru membuat siswa yang menanyainya bingung.


Red Bull Rangers

Glasgow Rangers football club is pictured in Glasgow, Scotland, on February 14, 2012. Cash crisis engulfing Scottish champions Rangers took a new twist Tuesday when British tax chiefs applied to place the club into administration. AFP PHOTO/IAN MACNICOL

Perusahaan minuman berenergi asal Austria, Red Bull, terkenal memiliki beberapa klub sepak bola di berbagai belahan dunia. Sebut saja RB Leipzig (Jerman), Red Bull New York (Amerika Serikat), dan Red Bull Salzburg (Austria).

Lanjut Baca:

So @RangersFC - do you want to tell them or shall we? ❤️ pic.twitter.com/8rbGR1BjfD — Red Bull UK (@RedBullUK) April 1, 2018 Kemudian, Red Bull mengunggah foto kostum kesebelasan legendaris Skotlandia, Rangers FC, dengan logo Red Bull. Unggahan itu seolah Rangers akan bergabung dengan Red Bull. Sontak, lelucon itu membuat fans Rangers mengamuk. Namun, terdapat beberapa yang menyadari jika unggahan tersebut hanya lelucon belaka.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya