Liputan6.com, Jakarta: Salah satu kesenian Betawi yang masih bertahan adalah ondel-ondel. Saat perayaan HUT Jakarta, mereka pun panen order. Lihat saja Sanggar Betawi Utan Panjang yang sudah 15 tahun didirikan Supandi bersama sejumlah pemuda tetangganya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Lewat kelompok ondel-ondel, sebagai orang Betawi, Supandi memberdayakan generasi muda. Kelompok yang beranggotakan 12 orang ini ngamen keliling kota dengan penghasilan sekitar Rp 800 ribu per hari. Bagi anggota yang masih sekolah, penghasilan ini menjadi tambahan uang jajan yang menggiurkan.
Jelang perayaan HUT Jakarta biasanya jadwal manggung dan pembuatan ondel-ondel di sanggar sangat padat. Tahun ini, lima pasang ondel-ondel telah disewa dengan tarif mulai dari Rp 300 ribu. Sementara jika manggung lengkap dengan musik dan silat palang pintu, sanggar memasang tarif hingga Rp 2 juta.(ADO)
Lewat kelompok ondel-ondel, sebagai orang Betawi, Supandi memberdayakan generasi muda. Kelompok yang beranggotakan 12 orang ini ngamen keliling kota dengan penghasilan sekitar Rp 800 ribu per hari. Bagi anggota yang masih sekolah, penghasilan ini menjadi tambahan uang jajan yang menggiurkan.
Jelang perayaan HUT Jakarta biasanya jadwal manggung dan pembuatan ondel-ondel di sanggar sangat padat. Tahun ini, lima pasang ondel-ondel telah disewa dengan tarif mulai dari Rp 300 ribu. Sementara jika manggung lengkap dengan musik dan silat palang pintu, sanggar memasang tarif hingga Rp 2 juta.(ADO)