Wali Kota Jambi Dorong UMKM Lewat Peresmian Bus Listrik Terkoneksi Kawasan Kreatif

Wali Kota Jambi Maulana meresmikan lansung transportasi publik ramah lingkungan berbasis listrik dengan tujuan meningkatkan semangat daya beli masyarakat dan gairah UMKM dalam mengembangkan Ekonomi Kreatif.

oleh Tim NewsDiterbitkan 24 Oktober 2025, 21:35 WIB
Wali Kota Jambi Maulana meresmikan lansung transportasi publik ramah lingkungan berbasis listrik. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran moda transportasi umum yang mumpuni dan modern adalah cirikhas sebuah kota yang maju. Hal ini lah yang tengah diupayakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi.

Pemkot Jambi meresmikan transportasi publik ramah lingkungan berbasis listrik, terdiri dari 3 bus dan 3 feeder di hadapan Warga Kota Jambi bersamaan dengan kemeriahan acara Tahunan Kota Jambi, Carnaval Angso Duo Tahun 2025 pada Jumat malam (24/10/2025) di area wisata Tugu Keris Siginjay.

Wali Kota Jambi Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha meresmikan lansung transportasi publik ramah lingkungan berbasis listrik tersebut.

Maulana menjelaskan, tujuan meningkatkan semangat daya beli masyarakat dan gairah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengembangkan Ekonomi Kreatif.

"Kehadiran angkutan umum ramah lingkungan ini merupakan sejarah baru di Kota Jambi, bahkan Provinsi Jambi dan Indonesia, Karena telah menghadirkan Angkutan Kota Feeder listrik berbasis layanan Buy The Service (BTS) pertama di Indonesia," ujar Maulana, melalui keterangan tertulis, Jumat (24/10/2025).

Dia menyebut, angkutan umum ramah lingkungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota untuk mengembangkan transportasi publik yang modern, dan bersih, serta sebagai upaya integrasi angkutan di Kota Jambi.

"Layanan Buy The Service (BTS) ini adalah skema pemberian subsidi berupa pembelian layanan dari perusahaan angkutan umum, untuk penyelenggaraan angkutan penumpang umum di kawasan perkotaan kepada masyarakat. Hal ini merupakan percepatan pengembangan transportasi publik berbasis listrik," papar Maulana.

 

Harap Masyarakat Bisa Manfaatkan Transportasi Publik

Maulana mengatakan, launching angkutan umum ramah lingkungan ini adalah salah satu upaya strategis dalam menyikapi pertumbuhan angkutan di perkotaan, yang menyebabkan kepadatan lalu lintas.

"Hal ini harus sudah kita mulai supaya angkutan publik bisa tumbuh kalau tidak 5 tahun lagi kota Jambi akan mengalami kemacetan, karena pertumbuhan kendaraan dibanding dengan pelebaran jalan tidak seimbang," kata dia.

Maulana menekankan, masyarakat harus merubah gaya hidup dalam memanfaatkan kehadiran transportasi publik berbasis listrik atau ramah lingkungan ini, karena salah satu ciri kota maju sangat didukung oleh sarana transportasi publik yang bagus. "Pelan-pelan jumlahnya akan terus kita dorong untuk ditambah supaya kita semua bisa memanfaatkannya, karena kita ingin berfikir kedepan," terang dia.

 

Akan Dikoneksikan ke Kawasan Wisata

Wali Kota Jambi Maulana juga mengungkapkan, hadirnya transportasi publik ramah lingkungan ini akan dikoneksikan ke seluruh kawasan-kawasan wisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kota Jambi.

"Melalui program prioritas, kami ingin membangun 11 kawasan titik ekonomi kreatif di Kota Jambi, sehingga nantinya akan terhubung dengan transportasi publik berbasis listrik yang dapat dinikmati untuk berkeliling setiap harinya, agar UMKM menjadi tumbuh. Serta terpenting kita secara bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan," pungkas Maulana.

Sebagai informasi, transportasi publik berbasis listrik dengan hastag Kota Jambi Bahagia ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Jambi bersama PT Kalista Soter dan PT Yutaka Trans yg ditunjuk sebagai operator layanan.

Diharapkan hadirnya Trans bahagia dapat menjadikan kota Jambi sebagai kota masa depan yang cerdas, bersih dan layak huni.

Dikesempatan tersebut, turut hadir Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Lystia, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Robby Fathir, perwakilan Forkopimda Kota Jambi, Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan beserta jajaran dilingkungan Pemkot Jambi dan Direktur Utama Kalista Albert Aulia Ilyas, serta Direktur Yutaka Trans Novi Candra.

Infografis Ragam Tanggapan Pasar Tanah Abang dan Produk UMKM Tergerus Lapak Online. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya