4 Momen Terbaik Higuain Bersama Juventus Musim Ini

Higuain kembali menemukan penampilan terbaiknya bersama Juventus.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 16 Maret 2018, 06:48 WIB
Penyerang Juventus, Gonzalo Higuain. (AFP Photo/Glyn Kirk)

Liputan6.com, Jakarta - Striker Juventus Gonzalo Higuain bukan pemain sembarangan. Ia adalah salah satu penyerang terbaik di dunia kurun satu windu terakhir.

Higuain selalu meramaikan perburuan gelar top scorer setiap musim. Di samping itu, ia juga kerap menjadi pemecah kebuntuan dan penentu kemenangan.

Higuain merupakan pemain jebolan akademi River Plate. Ia mulai berkarier di Eropa sejak Januari 2007. Real Madrid merupakan klub pertama yang membawanya ke Benua Biru dengan nilai transfer 12 juta euro. Selama enam musim memperkuat klub ibu kota Spanyol itu, ia membukukan 122 gol dan 56 asssit dalam 264 penampilan di semua kompetisi.

Tahun 2013, Higuain berlabuh ke Italia. Napoli merekrutnya dari Real Madrid seharga 39 juta euro. Bersama I Partenopei, ketajaman Higuain semakin menjadi. Ia mampu mencetak 92 gol dan menyuplai 26 assist di 147 pertandingan kurun tiga musim. Higuain pun sukses menjadi top scorer Serie A pada musim 2015/2016 dengan torehan 32 gol.

Penampilan gemilangnya itu lantas membuat Juventus tak ragu menggelontorkan dana 90 juta euro pada musim panas 2016 untuk membawanya ke Turin. Ia pun menjadi pemain termahal di Serie A sampai sekarang.

Di Juventus, Higuain masih terus menunjukkan taringnya. Di musim pertamanya, ia menyumbang 32 gol serta 4 assist dalam 55 penampilan di semua ajang. Sedangkan musim ini, yang merupakan kampanye keduanya, Higuain sudah mencetak 21 gol dalam 37 pertandingan.

Dalam dua musim berjalan berkostum I Bianconeri, tentu sudah banyak momen indah yang dilalui Higuain. Beberapa di antaranya akan membekas di ingatan para suporter, klub, dan Higuain sendiri. Berikut empat momen terbaik striker Timnas Argentina itu bersama Juventus pada musim ini.


Vs Olympiakos

Penyerang Juventus, Gonzalo Higuain mencetak satu gol untuk kemenangan timnya atas Olympiakos pada laga grup D Liga Champions di Allianz stadium, Turin, (27/9/2017). Juventus menang 2-0. (Alessandro Di Marco/ANSA via AP)

Jika ada kelebihan yang dimiliki Higuain dibanding striker lain, termasuk kompatriotnya Mauro Icardi dan Paulo Dybala, itu adalah mental dan kematangannya. Higuain tak gampang terpuruk. Ia selalu mampu menjawab kritik dengan penampilannya di lapangan dan bangkit dari penurunan performa.

Lanjut Baca:

Hal itu kembali terbukti musim ini. Ya, di awal musim, striker 30 tahun itu sempat seret mencetak gol. Ia hanya mencetak tiga gol dalam sembilan laga awal. Dibandingkan Dybala, yang sudah mencetak 12 gol ketika itu, kontribusi Higuain pantas menuai kritik. Pelatih Massimiliano Allegri bahkan harus mencadangkannya dalam beberapa pertandingan. Akan tetapi, setelah itu, pelan tapi pasti Higuain seakan bangkit dari hibernasi. Momen awal kebangkitannya adalah ketika bertanding melawan Olympiakos di Grup D Liga Champions, 27 September 2017 lalu. Masuk sebagai pemain pengganti di menit 60, ia langsung memecah kebuntuan Juventus. Dia mengubah skor hanya dalam sembilan menit. Tak cuma menyumbang satu gol, ia juga menyuplai satu assist bagi gol kedua yang dicetak Mario Mandzukic. Juventus pun akhirnya menang 2-0 di laga tersebut. “Saya selalu merasa bebas. Saya sudah bermain di Eropa selama lebih dari sepuluh tahun dan telah mencetak banyak gol. Jadi saya tak sedikitpun terganggu (terhadap kritik),” ujar Pipita, sapaan Higuain, selepas laga tersebut. “Semua orang yang berada di sisi saya patut mendapat penghargaan. Orang-orang yang membantu saya dan rekan setim yang berlari untuk memeluk saya. Ini adalah salah satu momen terbaik dalam karier saya,” Higuain mengakui.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya