Liputan6.com, Jakarta - Setelah promonya cukup lama wara-wiri di layar SCTV, sinetron terbaru Sinemart berjudul Mahluk Manis Dalam Bis akhirnya tayang juga. Memajang idola remaja Emiliano Cortizo sebagai bintang utama, sinetron yang mendapuk kreator Anak Langit, Hilman Hariwijaya, sebagai penulis cerita dan skenario ini siap tayang mulai Kamis, 15 Maret 2018.
Mahluk Manis Dalam Bis bakal menggantikan sinetron Sodrun Merayu Tuhan yang baru saja menayangkan episode terakhirnya Rabu (14/3/2018) sore. Mahluk Manis Dalam Bis pun siap mengisi slot pukul 16.40 WIB di SCTV dan akan menghibur pemirsa di waktu istirahat sore.
Advertisement
Selain Emiliano Cortizo, Makhluk Manis Dalam Bis sendiri juga akan jadi ajang debut akting Panji Zoni. Dialah adik kandung pesinetron yang tengah jadi idola remaja Ammar dan Aditya Zoni.
Seperti apa perannya dan kisah apa pula yang akan diangkat Mahluk Manis Dalam Bis? Berikut kami turunkan sinopsis globalnya.
Gadis Manis Misterius
Emil baru saja pindah dari Medan ke Jakarta. Kepindahannya juga membuatnya masuk ke sekolah baru, SMA Perdana. Saat berangkat ke sekolah barunya, Emil tak sengaja bertemu dengan gadis manis misterius yang tengah duduk dalam sebuah bis. Emil menyapanya dengan panggilan 'MAHLUK MANIS DALAM BIS'. Saat itu, Emil hanya bisa terpaku dan tak sempat berkenalan karena bis terlanjur jalan kembali membawa si Manis pergi. Sejak saat itu, Emil bertekad akan mencari si Manis.
Gaby, si 'MAHLUK MANIS DALAM BIS' yang dicari-cari Emil ternyata tinggal bersama Opa Bambang yang merawatnya sejak kecil. Gaby sendiri tidak menjalani pendidikan di sekolah umum. Ia terpaksa mengikuti homeschooling karena fisiknya yang lemah dan Opa juga merasa Gaby lebih baik tinggal di rumah.
Sementara itu, Liam yang bertetangga dengan Gaby, sejak dulu jatuh cinta tapi tak pernah ada kesempatan untuk menyatakan perasaannya. Padahal Liam terkenal pintar, keren, juara futsal dan selalu jadi idola di SMA PERDANA. Liam selalu berusaha mendekati Gaby, namun Gaby selalu menjauh karena tidak biasa bergaul dengan teman sebaya.