Liputan6.com, Jakarta Genap setahun tayang pada 20 Februari 2018 lalu, Anak Langit makin mengukuhkan diri sebagai sinetron tersukses SCTV dalam dua tahun terakhir. Produksi Sinemart yang didukung sederet pesinetron muda berbakat dalam barisan pemainnya ini sudah hampir melewati jumlah tayangan mencapai 585 episode.
Suksesnya Anak Langit banyak disebut dipengaruhi serunya kisah perseteruan antar geng motor yang dimainkan oleh para pemain pria. Cerita menegangkan saat mereka kebut-kebutan di jalan, sangat digandrungi penonton setia. Namun, pemain wanita sebenarnya juga punya andil besar mengantar sinetron ini jadi favorit pemirsa. Ini lantaran kisah percintaan tak bisa lepas dari sebuah sinetron. Chemistry antar dua pemain pun tak jarang bikin baper penonton.
Advertisement
Di Anak Langit, kebetulan ada enam bintang wanita yang mewarnai cerita. Menariknya, mereka mendapat porsi tampil juga cerita yang seimbang. Baik itu tokoh protagonis, maupun yang jahat sekalipun. Seperti apa karakter mereka? Yuk, simak ulasan karakter keenam bintang utama wanita pencuri hati penonton Anak Langit di sini.
Vika (Ranty Maria)
Karakter wanita pertama Anak Langit adalah Vika. Diperankan si cantik Ranty Maria, Vika diceritakan baru datang dari Jogja. Ia ke Jakarta khusus untuk menemui tunangannya. Namun gagal, lantaran tunangannya itu ternyata sudah meninggal. Kisah ini pula yang akhirnya mengawali percintaannya dengan Al (Ammar Zoni) juga Rimba (Dylan Carr).
Vika sendiri adalah gadis cantik, baik hati, dan suka menolong. Karena sifat terakhirnya itu, Vika terkadang suka tak enak hati jika ada yang meminta bantuannya. Vika rela mengorbankan perasaan untuk bisa dekat dengan Rimba yang berandalan. Vika mau menerima cinta Rimba atas permintaan orang tua Rimba yang sudah menyerah. Namun tak hanya itu misinya. Vika ingin merubah Rimba jadi sosok yang baik. Untuk saat ini, usaha Vika pun terhitung berhasil.
Milka (Nasya Marcella)
Yang kedua ada Milka yang dimainkan oleh Nasya Marcella. Milka adalah sosok gadis mandiri yang sukses di pendidikan dan pekerjaan. Meski anak seorang pengusaha kaya raya, Milka tak jadi anak yang manja. Ia bahkan mau menjadi pengantar makanan untuk restoran miliknya sendiri, sebelum akhirnya naik pangkat jadi bos.