3 Pemain Ini Bisa Ganti Kewarganegaraan demi Tampil di Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 bakal berlangsung di Rusia, 14 Juni hingga 15 Juli mendatang.

oleh Cakrayuri NuralamDiterbitkan 23 Februari 2018, 19:00 WIB
Logo Piala Dunia 2018 di Rusia

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2018 bakal berlangsung di Rusia, 14 Juni hingga 15 Juli mendatang. Slot 32 negara peserta dari lima konfederasi sudah terpenuhi.

Dari 32 negara, ada dua peserta yang berstatus sebagai debutan Piala Dunia 2018, yakni Islandia dan Panama. Ada 20 negara yang berkompetisi di Piada Dunia edisi sebelumnya, termasuk sang juara bertahan, Jerman.

Sayangnya, Italia, juara empat kali Piala Dunia, gagal melangkahkan kakinya di Rusia. Selain Italia, ada juga Belanda, Chile, Kamerun, Ghana, Pantai Gading, dan Amerika Serikat yang juga gagal ke Piala Dunia 2018.

Jelang perhelatan sepak bola terbesar di dunia itu, ada tiga pemain yang sulit masuk timnas di negaranya, tapi punya kesempatan bermain di Piala Dunia 2018. Siapa saja itu? Simak di halaman selanjutnya.


Leon Bailey

Leon Bailey (i.ytimg.com)

Striker muda Bayer Leverkusen, Leon Bailey lahir di Kingston, Jamaika. Dia sudah mencatatkan sekali pertandingan bersama Timnas Jamaika U-23.

Namun, dia bisa saja tampil di Piala Dunia 2018. Isu ini muncul pertama kali pada Januari 2018.

Striker berusia 20 tahun itu, seperti dikutip dari situs resmi Bundesliga, menyebut dirinya memiliki garis keturunan Inggris dari kakek-nenek sang pemain. Federasi Sepak Bola Inggris, FA pun sudah menyadari hal itu.

Ayah Bailey menegaskan, mereka sudah berkomunikasi dengan FA untuk masuk Timnas Inggris di Piala Dunia 2018. Keluarga Bailey juga sedang menunggu respons Jamaika mengenai masalah ini.

Bailey merupakan striker muda yang sedang naik daun di Bundesliga musim ini. Dia sudah mencetak sembilan gol dari 20 penampilan di Bundesliga bersama Bayer Leverkusen.


Mariano

Mariano Diaz (AFP/JEAN-PHILIPPE KSIAZEK)

Striker terbaik Real Madrid B dan C, Mariano telah membuat penampilan bersama Republik Dominika pada 2013 dan mencetak gol di laga debutnya. Namun, dia langsung meninggalkan timnas Republik Dominika untuk mengejar kariernya sebagai pemain profesional.

Sejak saat itu, Mariano tak lagi memperkuat Republik Dominika hingga sekarang. Sekarang, setelah lima tahun, dia mempunyai kesempatan kembali memperkuat tim nasional.

Lanjut Baca:

Tapi tentunya bukan untuk Republik Doninika, melainkan Spanyol. Ya, striker berusia 24 tahun itu memang lahir di Spanyol, 1 Agustus 1993. Pelatih Spanyol, Julen Lopetegui kemungkinan tertarik memasukan nama Mariano ke skuatnya. Terlebih lagi, Mariano yang menjalani masa pinjaman bersama Lyon sangat teratur mencetak gol. Tampil di Liga Prancis sepanjang musim ini, dia sudah mencetak 14 gol dari 24 penampilan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya