Liputan6.com, Jakarta - Tak butuh waktu lama bagi Yamaha Tech 3 untuk menunjuk pembalap yang akan memperkuat mereka di MotoGP 2018. Hafizh Syahrin diumumkan telah resmi menjadi pengganti Jonas Folger di musim ini.
Awalnya, Tech 3 hanya meminta Hafizh Syahrin untuk menjadi pembalap mereka dalam tes pramusim MotoGP 2018 di Sirkuit Buriram, Thailand, 16-18 Februari. Dalam tes tersebut, Syahrin menunjukkan progres luar biasa.
Advertisement
Pada hari pertama tes pramusim MotoGP di Buriram, pembalap asal Malaysia itu menempati urutan terbawah (ke-24) setelah mencatat waktu 1 menit 33,165 detik. Pada hari kedua, catatan waktunya bertambah bagus menjadi 1 menit 31,998 detik. Pada hari ketiga, waktunya juga lebih baik, yakni 1 menit 31,537 detik.
Dalam rekapitulasi hasil tes di sana, ia duduk di urutan ke-22 dengan catatan waktu terbaik pada hari ketiga. Ia terpaut 1,756 detik dari pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa yang menempati posisi teratas.
Usai tes tersebut, bos Tech 3, Herve Poncharal mengindikasikan pembalap asal Malaysia akan menjadi rider mereka di musim 2018. Pengumuman resmi akhirnya dilakukan Tech 3 pada Rabu (21/2/2018). Sebelum melihat aksi Syahrin selanjutnya, ada baiknya untuk mengetahui tiga fakta mengenai sosok berusia 23 tahun tersebut.
1. Pembalap Pertama Malaysia di MotoGP
Ya, Syahrin akan menjadi pembalap asal Malaysia pertama yang tampil dalam semusim penuh di MotoGP. Tak heran jika publik Negeri Jiran tersebut begitu bangga. Setelah 26 tahun menjadi tuan rumah MotoGP, akhirnya ada pembalap mereka yang bersaing di kelas utama.
"Selamat, Hafizh Syahrin, pembalap pertama Malaysia yang bersaing di MotoGP selama satu musim penuh," kicau Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak lewat akun Twitter-nya.
Selama ini, pembalap Malaysia hanya berkesempatan bersaing di kelas yang lebih rendah. Selain Syahrin, ada enam pembalap asal Malaysia yang berkompetisi di Grand Prix.
Mereka adalah Khairul Idham Pawi yang melakoni debut di Moto3 2015, Adam Norrodin (Moto3 2016), Hafiz Azmi (Moto3 2013), Azlan Shah (Moto2 2013), Zulfami Khairuddin (Moto3 2009), dan Syahrol Yuzy (250cc 1996). Kini, Syahrin yang sukses memecahkan kebuntuan itu.