9 Pilihan Transfer yang Bisa Dilakukan Manchester United pada Zaman Dulu

Manchester United dianggap salah melakukan beberapa transfer pemain.

oleh Nurfahmi BudiDiterbitkan 17 Februari 2018, 18:36 WIB
5. Angel Di Maria (Manchester United) – Pria asal Argentina itu pernah menjadi pemain termahal sepanjang sejarah Premier League. Manchester United mengeluarkan dana 179 juta euro untuk meminangnya dari Real Madrid pada 2014. (AFP/Ian Kington)

Jakarta - Sejak lahir Premier League pada 1992, Manchester United menjadi satu di antara kekuatan tradisional yang tak mudah goyah. Satu di antara 'senjata' Manchester United adalah ketepatan kala membeli pemain.

Manchester United, terutama di era Sir Alex Ferguson, terkenal memiliki insting brilian dalam memburu pemain. Namun, tak semuanya berjalan 100 persen. Artinya, ada yang berhasil, tak jarang pula yang berakhir dengan kekecewaan.

Saat mengalami kekecewaan, terkadang muncul dari pihak fans atau kalangan media massa frasa kata 'seandainya yang dibeli'. Hal itu merujuk pada alternatif pemain yang dianggap lebih bagus dibanding apa yang dibeli.

The Sun dan Sportskeeda merilis beberapa fakta tentang kenyataan dan jika tentang transfer pemain ala Manchester United. Berikut ini 10 transfer pemain Setan Merah yang berkaitan dengan realitas dan jika:

 


Gonzalo Castro (Matteo Darmian)

Gelandang Dortmund, Gonzalo Castro berebut bola dengan Javi Martinez saat bertanding pada pertandingan Bundesliga Jerman di Dortmund, (4/11). Munchen menang telak 3-1 atas Dortmund. (AFP Photo/Patrik Stollarz)

Manchester United mendatangkan Matteo Darmian pada tahun 2015. Kala itu, Louis Van Gaal menganggap pemain berkebangsaan Italia tersebut mampu menjawab kebutuhan tim terkait full-back kanan. Sayang, semua itu tak berjalan mulus sehingga sang pemain dianggap gagal.

Nasib Matteo Darmian semakin tak jelas pada musim ini. Ia bukan pilihan utama Jose Mourinho, dan kemungkinan bakal pergi pada musim panas 2018. Seandainya yang muncul adalah pilihan Manchester United kepada Gonzalo Castro dibanding Matteo Darmian.

Castro tergolong pemain lengkap, karena bisa beroperasi di area bek kanan dan gelandang, serta punya kebiasaan lebih menyerang. Sayang, saat itu Dortmund tak ingin melepas Castro, sehingga Manchester United lebih memilih Darmian.

 


Martín Cáceres (Bebe)

2. Bebe - Bomber asal Portugal ini dianggap salah satu kegagalan transfer terbesar sepanjang karier Sir Alex Ferguson. Didatangkan seharga 7,4 juta poundsterling, dirinya hanya tampil tujuh kali bersama MU. (AFP/Andrew Yates)

Kejutan datang pada musim panas 2010. Saat itu Manchester United menggaet pemain yang sepertinya bukan siapa-siapa, yakni Bebe. Hal yang mengagetkan, harga sang pemain tak terkenal tersebut berada di titik 7,4 juta pounds.

Saat transfer tersebut terjadi, banyak pihak sudah mengira kalau Sir Alex Ferguson dibohongi. Prediksi itu menjadi kenyataan, karena Bebe dianggap tak memiliki penampilan sesuai uang yang digelontorkan Manchester United.

Lanjut Baca:

Padahal, saat itu ada satu pemain yang diincar Manchester United, tetapi tak dilepas klub pemilik, yakni Martin Caceres. Kala itu, Barcelona masih membutuhkan tenaga Caceres, meski tak berstatus pemain inti. Gelandang AC Milan Nyaris Gantung Sepatu di Timnas Argentina https://t.co/rr0XU4aJTK — Bolacom (@bolacomID) February 17, 2018

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya