Liputan6.com, Solo - Partai menarik akan tersaji dalam babak 8-besar Piala Presiden 2018 antara Bali United menghadapi Madura United di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (3/1/2018). Berdasar rekor pertemuan kedua tim, laga dijamin akan berjalan sengit.
Menatap laga nanti, Bali United punya modal gemilang. Mereka berhasil menyapu bersih semua laga di Grup D dengan kemenangan, termasuk taklukkan 3-2 Persija Jakarta di Stadion I Wayan Dipta pada laga pamungkas.
Advertisement
Jelas, laga melawan Madura United akan menjadi pembuktian sesungguhnya bagi pasukan Widodo C Putro. Terlebih, mereka cukup produktif sejauh ini, yakni berhasil mengemas sembilan gol dalam tiga pertandingan fase grup.
Harus diakui untuk menghadapi Madura United, Irfan Bachdim dan kawan-kawan harus kerja ekstra keras. Sebab, faktanya dalam empat pertemuan, mereka sama-sama cuma menang sekali, dan dua kali imbang.
Kendati begitu, Serdadu Tridatu punya modal bagus, yakni pada diri Stefano Lilipaly. Meski bermain sebagai gelandang, nyatanya pemain naturalisasi tersebut berhasil jadi top skorer Piala Presiden dengan empat golnya. Istimewanya lagi, keempat gol itu dicetaknya hanya dalam dua laga.
Determinasi Madura United
"Saya mempelajari permainan Madura United melalui rekaman video," katanya. Pencetak gol pertama Indonesia di Piala Asia itu menilai determinasi menyerang Madura perlu diwaspadai," ujar Widodo C Putro sebelum pertandingan.
Widodo memang pantas was-was. Sebab, sang calon lawan juga punya lini serang yang cukup menakutkan di Piala Presiden 2018 ini dengan total kemas 8 gol dalam tiga laga terakhirnya.
Faktanya cuma ada dua pemain yang sukses menjebol gawang Madura United di Piala Presiden 2018, yakni Elio Martins, dan Yohanes Pahabol. Hal itu menandakan kala tim besutan Gomes de Oliveira tersebut memiliki keseimbangan dalam timnya.