Selain Awan Setho, Berikut 3 Kiper yang Alami Insiden Horor

Selain Awan Setho, tiga kiper ini juga pernah mengalami cedera di atas lapangan.

oleh Muhammad AdiyaksaDiterbitkan 29 Januari 2018, 20:00 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Awan Setho, bersiap melempar bola saat latihan di Stadion Patriot, Bekasi, Senin (2/10/2017). Latihan ini merupakan persiapan jelang laga persahabatan melawan Kamboja. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Liputan6.com, Jakarta - Nasib baik menghampiri Awan Setho Raharjo. Kiper Bhayangkara FC ini tidak mengalami cedera parah setelah mengalami insiden mengerikan saat melawan FC Tokyo di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (27/1/2018).

Kejadian bermula saat Awan keluar dari gawangnya untuk menangkap bola liar. Dari arah berlawanan, penyerang FC Tokyo, Diego Oliveira berlari kencang untuk mengejar bola.

Upaya Diego tersebut kemudian mencelakakan Awan Setho. Kaki penyerang asal Brasil itu menghajar lehernya.

Setelah itu, Awan Setho tidak kunjung bangkit untuk melanjutkan pertandingan. Kiper berusia 20 tahun ini tergeletak di atas lapangan. Dia kemudian ditandu masuk ke dalam ambulans untuk dilarikan ke rumah sakit.

Insiden yang melibatkan Awan sedikit mengingatkan pada kejadian yang merenggut nyawa penjaga gawang Persela Lamongan, Choirul Huda. Mantan kiper Timnas Indonesia tersebut juga mengalami benturan di atas lapangan yang membuatnya mengembuskan nafas terakhir.

Beruntung bagi Awan Setgo. Setelah mendapatkan perawatan intensif dari dokter spesialis bedah saraf kepala dan leher serta radiologi dan sederet pemeriksaan yang dilakukan, mulai rotgen kepala, leher, dada, CT scan, hingga MRI 3D di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr Mintohardjo, Jakarta Pusat, kondisi penjaga gawang berusia 20 tahun tersebut dipastikan sehat.

“Tidak ada permasalahan pada tulang kepala, leher, dan dada, saraf, otot, paru-paru, serta jantungnya dalam kondisi yang baik. Awan hanya mengeluhkan nyeri pada wajahnya yang besar kemungkinan akibat dari sisa benturan pada wajahnya," ujar dokter tim Bhayangkara FC, dr Alfan.

Menurut dr Alfan, Awan Setho hanya membutuhkan istirahat sepekan untuk memulihkan cedera dan kondisi psikisnya. Setelah itu, eks penjaga gawang PSIS Semarang ini dapat kembali beraksi di lapangan hijau.

Selain Awan Setho, berikut tiga kiper yang pernah mengalami insiden horor di atas lapangan:


Satria Tama

Kiper Timnas Indonesia, Satria Tama, berusaha melempar bola saat latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Jumat (19/1/2018). Pemusatan latihan ini dilakukan jelang Asian Games 2018. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Lanjut Baca:

Tujuh jahitan hinggap di kepala Satria Tama saat membela Timnas Indonesia U-22 pada partai uji coba melawan Bali United sebelum SEA Games 2017. Kepala penjaga gawang berusia 21 tahun itu membentur tiang gawang ketika mencoba menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Satria sempat mendapat perawatan di atas lapangan. Tapi tidak lama kemudian, Syarif Alwi Marupey selaku dokter Timnas U-22 memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit. "Satria Tama kondisinya sudah baik, sudah bersama kami lagi. Dia mendapat tujuh jahitan di telinganya," ujar pelatih Timnas U-22, Luis Milla Aspas. Kiper Madura United tersebut mendapatkan empat jahitan di telinga bagian depan dan tiga lainnya di bagian belakang. Menariknya, Satria kembali bergabung dengan rekan-rekannya sesaat setelah kepalanya diperban.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya