Liputan6.com, Jakarta - Partai panas akan tersaji dalam laga pamungkas Grup C Piala Presiden 2018 antara Persebaya Surabaya menjamu Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (27/1/2018). Kemenangan bagi tuan rumah menjadi harga mutlak untuk lolos ke fase selanjutnya.
Setelah tersandung saat jumpa PS TNI, Persebaya kembali hidupkan asa ke babak 8 besar setelah menang 2-0 atas Perseru Serui. Namun, mereka diwajibkan menang saat jumpa Madura United untuk kunci juara grup.
Advertisement
Mereka saat ini cuma punya empat poin, sedangkan Madura United enam angka. Untuk menjadi runner-up grup, rasanya akan sangat sulit bagi Persebaya hanya dengan empat atau lima angka saja. Sebab, di grup lain tim runner-up sudah rata-rata raih enam poin.
Untuk itu, menjamu Madura United tak ada pilihan lain selain menang. Peluang menang terbuka lebar buat Bajul Ijo. Selain bakal tampil di hadapan ribuan Bonek Mania, mereka juga punya rekor tak terkalahkan kala bertanding di GBT sejak Liga 2 2017 lalu.
Terlebih, mereka akan kembali diperkuat sang wonderkid, Irfan Jaya. Pemain terbaik Liga 2 itu baru saja dipanggil ke Timnas Indonesia dan sudah memanjar gol saat debut di Piala Presiden 2018 kala Persebaya menang 2-0 atas Perseru.
"Madura United dipenuhi tim bintang, tapi kami punya skuat yang sama bagusnya. Target saya jelas menang, itu penting agar kami bisa lolos ke fase selanjutnya," ungkap Pelatih Alfredo Vera sebelum laga.
Butuh Hasil Imbang
Madura United sendiri diprediksi bakal tampil lepas dalam laga nanti. Terang saja, mereka hanya butuh hasil imbang untuk pastikan diri ke babak 8-besar sebagai juara Grup C.