Liputan6.com, Jakarta - Jai (Aldi Taher) yang mendadak sakti, jadi perbincangan banyak warga yang penasaran di kampung Kembang Pete. Pak Kades dan Bu Kades pun ikut bingung melihat perubahan anak mereka.
Jai tiba-tiba menjadi rakus makan. Sementara itu, Meriana ibunya Sodrun (Rizky Nazar) malah berebut perhatian Sodrun dengan besannya, Sopiah.
Advertisement
Apa yang membuat mereka bersaing memaksa Sodrun tinggal bareng? Dan akankah warga tahu kesaktian Jai berasal dari ramuan misterius? Berikut sinopsis Sodrun Merayu Tuhan episode 33 yang akan tayang Jumat, 19 Januari 2018 sore ini.
Makan Sepiring Berdua
Meriana mau buat sarapan untuk Sodrun, tapi Sodrun sudah keburu pergi. Meriana pun mau antar makanan ke tempat Haji Toyib saja.
Tahu besannya mau bawa bekal buat Sodrun, Sopiah tak mau kalah. Sopiah juga langsung bawakan makanan untuk Sodrun. Namun saat mereka sampai di rumah Haji Toyib, Sodrun malah sedang makan sepiring berdua sama Khadijah (Cut Syifa). Meriana dan Sopiah pun cuma bisa menahan kesal.
Jai Pamer Kekuatan
Preman yang kemarin dihajar Jai, datang lagi ke gudang sayur Haji Toyib. Kali ini mereka bawa bos, mau balas dendam. Khadijah tampak khawatir. Sodrun mau menghadapi mereka, tapi ditahan Jai yang sok minta Sodrun untuk tidak ikut campur.
Jai mau menunjukan kalau dia lebih jago dari Sodrun. Jai mau minum ramuannya dulu tapi lalu sadar dia lupa bawa dan ketinggalan di rumah. Jai yang panik minta preman menunggu, lalu ia lari ke rumah. Sodrun dan yang lain menyangka Jai cuma cari alasan saja untuk kabur.
Pak Kades Marah-marah
Di rumah, Pak Kades menemukan ramuan milik Jai. Penasaran, Pak Kades pun mencicipinya. Tiba-tiba, badan Pak Kades langsung mengeluarkan asap. Pak Kades juga jadi merasa sangat kuat. Bu Kades dan Jai yang baru datang, kaget melihatnya. Pak Kades jadi tahu rahasia kekuatan Jai adalah ramuan tersebut. Jai tidak bisa membantah.
Jai yang takut Pak Kades bakal ambil ramuannya lagi, langsung mengganti isinya dengan cairan lain. Benar saja, Pak Kades memang kembali mengambil ramuan itu saat Jai pergi. Pak Kades mengira ramuan itu adalah obat kuat. Sial, saat ramuannya ditenggak, Pak Kades malah merasa mulutnya kepanasan. Pak Kades marah-marah tahu dikerjai Jai.