Liputan6.com, Jakarta Laga menarik akan tersaji dalam partai pembuka Grup C Piala Presiden 2018 yang akan mempertemukan tuan rumah Persebaya Surabaya menghadapi PS TNI di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Kamis (18/01/2018). Tuan rumah membawa misi khusus dalam pertandingan nanti, yakni pembuktian diri.
Bajul Ijo -julukan Persebaya- memang baru saja kembali mentas pada strata teratas sepak bola Indonesia. Hal itu mereka dapat setelah menjadi jawara pada Liga 2 2017.
Advertisement
Melawan PS TNI rasanya bisa menjadi momentum tepat buat mereka buktikan diri. Ini adalah saatnya Persebaya menebar sinyal ancaman untuk peserta Liga 1 2018. Terlebih, saat ini optimisme tengah membumbung tinggi bersama pasukan Alfredo Vera.
Persebaya sendiri berbenah total jelang kompetisi musim ini. Mereka merekrut beberapa penggawa kelas satu, seperti Osvaldo Haay, Ruben Sanadi, hingga Otavio Dutra yang baru saja juara Liga 1 bersama Bhayangkara FC.
Menatap laga nanti, mereka juga punya modal istimewa. Persebaya bermodal lima kemenangan beruntun di Liga 2, termasuk menaklukkan tim yang juga promosi ke Liga 1, PSMS Medan 3-2 via babak tambahan. Terlebih mereka pastinya termotivasi lantaran PSMS saja bisa mengandaskan PSM Makassar beberapa hari lalu plus bermain di depan pendukungnya sendiri.
https://www.vidio.com/watch/1242351-presiden-jokowi-hadiri-pembukaan-piala-presiden-2018
"Sekarang kami cuma berpikir untuk siap pada pertandingan pertama. Kalau kami bisa melewati babak grup, dari situ kami bisa melihat (peluang) yang lain," ungkap Alfredo Vera.
Bumerang
Kendati demikian, akan jadi bumerang andai Persebaya meremehkan PS TNI dalam laga nanti. Pasukan Rudy Eka Priyambada itu juga baru saja lolos dari jeratan degradasi berkat penampilan istimewanya pada akhir-akhir kompetisi kemarin.
Abduh Lestaluhu cs bahkan sukses finis di urutan ke-12 musim lalu dengan raihan 42 poin. Dari lima laga terakir, mereka juga berhasil meraih tiga kemenangan. termasuk kandaskan Persipura Jayapura, dan Sriwijaya FC di Stadion Pakansari, Bogor.