Jakarta - MotoGP 2017 telah rampung sejak November dengan menghasilkan Marc Marquez sebagai juara dunia. Namun, perlombaan balap motor itu masih menyisakan berbagai pertanyaan besar sepanjang musim.
Advertisement
Beberapa kejadian mengubah hasil akhir MotoGP 2017. Pebalap yang tadinya sempat menjadi favorit terlibat insiden yang merugikan mereka.
Marquez menjadi pihak yang diuntungkan akibat insiden-insiden tersebut. Beberapa faktor secara tidak langsung membantu pebalap asal Spanyol itu memenangi gelar MotoGP keempatnya.
Sempat inkonsisten pada enam seri awal, Marquez mulai melesat sejak seri ketujuh di Catalunya. Setelah itu, pebalap 24 tahun tersebut hanya satu kali gagal meraih poin, pada seri Britania Raya ketika tidak berhasil menyelesaikan balapan.
Selebihnya, prestasi terburuk Marquez adalah peringkat keempat di seri Malaysia. Saat itu, pebalap Repsol Honda itu berada di belakang Andrea Dovizioso, Jorge Lorenzo, dan Johann Zarco.
Lantas, apa saja pertanyaan besar terkait MotoGP 2017 yang belum terjawab? Berikut ini lima di antaranya seperti dilansir dari Crash.net:
Misteri Ducati di Tes Catalunya
Manajer Ducati Corse, Gigi Dall'lgna dan Davide Tardozzi, serta pebalap penguji, Michele Pirro, menyatakan jika mereka menemukan sesuatu pada tes di Catalunya. Namun, mereka menolak untuk memberi tahu penemuan tersebut.
Penemuan itu terbukti berharga untuk Ducati. Bukan tanpa alasan, Dovizioso berhasil menjadi juara di seri Catalunya. Prestasi itu membuat pebalap Italia itu mencatatkan rekor pribadi.
Sebelum seri Catalunya, Dovizioso memenangi seri Italia. Alhasil, pebalap berusia 31 tahun itu mencatatkan kemenangan beruntun. Dovizioso belum pernah memenangi seri secara berurutan sejak naik ke kelas MotoGP.
Hingga MotoGP 2017 berakhir, Ducati tidak memberi tahu penemuan pada tes di Catalunya. Namun, beberapa pihak memperkirakan penemuan itu ada hubungannya dengan chassis baru.
Cedera Valentino Rossi
Movistar Yamaha terbukti punya masalah pada lintasan low grip dan basah. Namun, Valentino Rossi merasa tidak punya masalah dengan kakinya yang parah pada seri Misano.
Akan tetapi, hal itu terbukti salah karena Rossi justru menderita cedera menjelang balapan di kandangnya di Sirkuit Mugello. Pebalap legendaris itu kembali menderita cedera pada seri Catalunya.