Liputan6.com, Madura: Bermodalkan satu kaki dan satu tangan tak mematikan aktivitas Abdul Azis. Warga Desa Sogian, Kecamatan Omben, Madura, Jawa Timur itu mampu memanjat dan memotong daun kelapa untuk dijadikan keranjang.
Bapak tiga anak ini pantang bergantung pada belas kasihan seseorang. Setiap hari Azis berangkat dari rumah cuma membawa sebilah sabit kecil. Dia berjalan menyusuri jalan sambil melihat sekeliling jika ada pohon kelapa.
Setelah meminta izin pada pemilik, Azis mulai memanjat pohon kelapa setinggi sekitar sepuluh meter. Meski cacat sejak lahir, ia mampu memanjat dan memotong daun kelapa dengan cepat.
Terkadang Aziz mendapat daun kelapa gratis. Namun jika dijual ia membeli seharga Rp 5.000 setiap sepuluh lembar daun kelapa.
Daun kelapa itu lalu dibawa pulang. Sampai di rumahnya yang sangat sederhana, daun kelapa diiris batang daunnya. Daun dibengkokkan dan dirajut hingga membentuk keranjang.
Seluruh pekerjaan itu dilakukan sendiri. Hanya saja pada proses akhir, yakni memasang tali pada bagian bawah keranjang dibantu Rohimah, istrinya. Aziz mengatakan menjual keranjang dari daun kelapa ke Pasar Padangdang seharga Rp 1.500. Harga yang sangat murah karena hanya dijadikan tempat menyimpan rumput untuk pakan sapi.(AIS)
Bapak tiga anak ini pantang bergantung pada belas kasihan seseorang. Setiap hari Azis berangkat dari rumah cuma membawa sebilah sabit kecil. Dia berjalan menyusuri jalan sambil melihat sekeliling jika ada pohon kelapa.
Setelah meminta izin pada pemilik, Azis mulai memanjat pohon kelapa setinggi sekitar sepuluh meter. Meski cacat sejak lahir, ia mampu memanjat dan memotong daun kelapa dengan cepat.
Terkadang Aziz mendapat daun kelapa gratis. Namun jika dijual ia membeli seharga Rp 5.000 setiap sepuluh lembar daun kelapa.
Daun kelapa itu lalu dibawa pulang. Sampai di rumahnya yang sangat sederhana, daun kelapa diiris batang daunnya. Daun dibengkokkan dan dirajut hingga membentuk keranjang.
Seluruh pekerjaan itu dilakukan sendiri. Hanya saja pada proses akhir, yakni memasang tali pada bagian bawah keranjang dibantu Rohimah, istrinya. Aziz mengatakan menjual keranjang dari daun kelapa ke Pasar Padangdang seharga Rp 1.500. Harga yang sangat murah karena hanya dijadikan tempat menyimpan rumput untuk pakan sapi.(AIS)