Jakarta - Tiga pebulutangkis Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Apriyani Rahayu, dan Gregoria Mariska Tunjung menjadi kandidat peraih penghargaan dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).
Advertisement
Seperti dilansir IBTimes, Rabu (6/12/2017), pengumuman pemenang penghargaan bakal berlangsung di Dubai, Senin (11/12/2017). Ada tiga kategori penghargaan yang diperebutkan yaitu Pemain Pria Terbaik, Pemain Putri Terbaik, dan Pemain Paling Menjanjikan. Selain itu, ada tambahan khusus berupa penghargaan Pemain Paling Berkembang pada 2017.
Pemenang dari ketiga kategori utama bakal dipilih Komisi Penghargaan BWF, sedangkan gelar Pemain Paling Berkembang diberikan langsung oleh komisi tersebut.
Kevin/Marcus masuk nomine Pemain Putra Terbaik berkat penampilan gemilang sepanjang 2017. Ganda putra nomor satu dunia tersebut berhasil memenangi enam gelar super series serta dua kali jadi runner up. Titel super series diraih Kevin/Marcus pada All England, India Terbuka, Malaysia Terbuka, Jepang Terbuka, China Terbuka, dan Hong Kong Terbuka.
Apriyani juga punya kans menjadi pemain paling menjanjikan pada tahun ini. Meski baru sekitar enam bulan berpasangan dengan Greysia Polii, dia mampu menorehkan prestasi bergengsi.
Bersama Greysia, Apriyani telah mengantongi gelar juara Korea Terbuka Super Series 2017. Pasangan itu juga berhasil menembus peringkat 10 dunia ganda putri.
Satu di antara pesaing Apriyani adalah rekan senegaranya, Gregoria Mariska. Pemain Indonesia tersebut masuk jadi kandidat setelah mengemas gelar pada Kejuaraan Dunia Junior 2017. Jadi apakah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mampu merebut titel pemain terbaik?
Berikut ini kandidat Pemain Terbaik Putra dan Putri versi BWF, serta Pemain Paling Menjanjikan 2017:
Kandidat Pemain Putra Terbaik 2017
1. Zheng Shiwei (China)
(Ganda putra, ganda campuran)
Prestasi: medali perak Kejuaraan Dunia 2017; medali perak Piala Sudirman 2017; 4 gelar super series (Malaysia Terbuka, Australia Terbuka, China Terbuka, Hong Kong Terbuka); 5 runner up super series (India Terbuka, Malaysia Terbuka, Indonesia Open, Denmark Terbuka, Prancis Terbuka)