Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia meraih kemenangan menyakinkan dalam laga pembuka pada Aceh World Solidarity Tsunami Cup (AWSTC) 2017 yang digelar di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu (2/12/2017). Indonesia menang telak 4-0 berkat gol Hansamu Yama ('18), Septian David Maulana ('22), Fachrudin Aryanto ('69), dan Yabes Roni ('89).
Kemenangan skuat Garuda di turnamen persahabatan tersebut menjadi topik paling populer di kanal Bola Liputan6.com.
Advertisement
Pada pertandingan lain, Kirgizstan, yang merupakan lawan kedua Timnas Indonesia di AWSTC pada Senin (4/12/2017), menang 3-0 atas Mongolia. Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla menyebut kunci sukses tim asuhannya ada di 30 menit awal pertandingan.
"Pada malam hari ini kunci kemenenangan kami bisa menang karena tim memulai pertandingan dengan sangat baik. Penampilan di 30 menit pertama adalah kunci kemenangan hari ini, di mana air belum banyak sehingga para pemain masih bisa bermain dari kaki ke kaki. Ketika hujan deras, air mulai banyak kualitas pertandingan menurun," ujar Luis Milla.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengapresiasi dua bek timnas yang masing-masing menyumbang satu gol. Hansamu Yama mencetak gol pada babak pertama, sementara Fachrudin Aryanto menambah keunggulan Timnas Indonesia menjadi 3-0 pada menit ke-69.
"Dua gol yang terjadi itu adalah dua gol dari bola mati. Dua gol dari bek ini tidak ada yang kebetulan, ini adalah hasil dari latihan," ucap Milla.
"Saya senang seluruh pemain bisa mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Saya sangat senang dengan pemain saya malam ini karena mereka bisa menampilkan apa yang saya mau di lapangan," katanya.
Luis Milla memboyong 20 pemain muda dan tiga pemain senior ke Banda Aceh. Pelatih asal Spanyol itu ingin menjadikan turnamen ini sebagai persiapan Timnas Indonesia menuju Asian Games 2018.
Top 10 Berita Bola
1. MotoGP: Rossi Khawatirkan Kebangkitan Lorenzo
Kegagalan Jorge Lorenzo bersama tim Ducati Corse di musim ini tak membuat karismanya sebagai pembalap top dunia luntur. Pasalnya, masih ada saja yang merasa khawatir tentang penampilannya di musim depan.