Warga membangun kamp pengungsian Gunung Agung di lahan milik dinas pertanian, Karangasem, Bali, Senin (27/11). Status Gunung Agung yang naik dari siaga ke awas, membuat warga diminta mengungsi dari radius 8 hingga 10 kilometer. (Liputan6.com/Andi Jatmiko)
Warga bergotong royong menbangun kamp pengungsian Gunung Agung di lahan milik dinas pertanian, Karangasem, Bali, Senin (27/11). BNPB mengatakan ada 22 desa yang warganya harus mengungsi terkait status awas Gunung Agung. (Liputan6.com/Andi Jatmiko)
Warga membangun kamp pengungsian Gunung Agung di lahan milik dinas pertanian, Karangasem, Bali, Senin (27/11). Status Gunung Agung yang naik dari siaga ke awas, membuat warga diminta mengungsi dari radius 8 hingga 10 kilometer. (Liputan6.com/Andi Jatmiko)
Warga menata bambu untuk membangun kamp pengungsian Gunung Agung di lahan milik dinas pertanian, Karangasem, Bali, Senin (27/11). BNPB mengatakan ada 22 desa yang warganya harus mengungsi terkait status awas Gunung Agung. (Liputan6.com/Andi Jatmiko)
Warga membangun kamp pengungsian Gunung Agung di lahan milik dinas pertanian, Karangasem, Bali, Senin (27/11). Status Gunung Agung yang naik dari siaga ke awas, membuat warga diminta mengungsi dari radius 8 hingga 10 kilometer. (Liputan6.com/Andi Jatmiko)
Warga menata bambu untuk membangun kamp pengungsian Gunung Agung di lahan milik dinas pertanian, Karangasem, Bali, Senin (27/11). BNPB mengatakan ada 22 desa yang warganya harus mengungsi terkait status awas Gunung Agung. (Liputan6.com/Andi Jatmiko)
Warga memasang terpal untuk kamp pengungsian Gunung Agung di lahan milik dinas pertanian, Karangasem, Bali, Senin (27/11). Status Gunung Agung yang naik menjadi awas, membuat warga diminta mengungsi dari radius 8 hingga 10 km. (Liputan6.com/Andi Jatmiko)