Liputan6.com, Jakarta: Untuk kesekiankalinya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bicara soal gajinya yang tak kunjung naik meski sudah nyaris tujuh tahun menjabat sebagai pemimpin tertinggi negeri ini. Kantor Kepresidenan pernah melansir, gaji sang Presiden mencapai Rp 62,4 juta per bulannya. Itu pun masih ada dana taktis sebesar Rp 2 miliar untuk jabatannya sebagai Presiden RI.
Jika dibilang kecil, tentu relatif karena bila dibandingkan dengan pendapatan rakyat, ternyata gaji Presiden 31 kali lipat lebih besar dari pendapatan per kapita rakyat Indonesia yang hanya Rp 24,3 juta per tahunnya atau Rp 2 juta per bulannya berdasarkan data Badan Pusat Statistik. Lalu, masih pantaskan Presiden curhat soal gajinya?
Berdasarkan catatan SCTV, bukan sekali ini saja Presiden curhat soal gajinya. SBY juga pernah berkeluh-kesah soal gaji sebanyak dua kali di tahun 2009 lalu [baca: Presiden SBY Curhat Gajinya Belum Naik].(ADO)
Jika dibilang kecil, tentu relatif karena bila dibandingkan dengan pendapatan rakyat, ternyata gaji Presiden 31 kali lipat lebih besar dari pendapatan per kapita rakyat Indonesia yang hanya Rp 24,3 juta per tahunnya atau Rp 2 juta per bulannya berdasarkan data Badan Pusat Statistik. Lalu, masih pantaskan Presiden curhat soal gajinya?
Berdasarkan catatan SCTV, bukan sekali ini saja Presiden curhat soal gajinya. SBY juga pernah berkeluh-kesah soal gaji sebanyak dua kali di tahun 2009 lalu [baca: Presiden SBY Curhat Gajinya Belum Naik].(ADO)